Rekor Baru Pemain Aktif PUBG 2 Juta, Dota 2 Hanya 1,2 Juta

1

Lagi dan lagi PUBG memecahkan rekor baru atas pemain aktif dalam game tersebut. PUBG sendiri telah tumbuh pesat meskipun Developernya mungkin agak sedikit kesal karena ada game sainganya yaitu Fornite yang free-to-play meskipun begitu realita yang ada membuktikan game PUBG tidak terhentikan dalam perkembangannya.

Selama beberapa minggu ini, Steam Charts membuktikan bahwa PUBG  menyentuh 2 milliar pemain yang online dalam satu waktu sedangkan game DOTA 2 sendiri yang menjadi game paling sering dimainkan sebelumnya hanya mencapai kurang dari 1,3 Juta pemain, hal itu berdasarkan charts 30 hari terakhir yang menunjukan bahwa PUBG mencapai 1.92 Juta pemain dan bahkan baru baru ini PUBG telah menyentuh 2 Juta

diambil dari http://steamcharts.com/

 

DOTA 2 yang mempunyai event terbesar dalam sejarah eSports yaitu The international yang prizepoolnya diatas dari 20 juga dollar saja tidak bisa menghentikan laju perkembangan dari PUBG sendiri… jadi akankah perkembangan PUBG ini bertahan lama?

Mari kita liat dengan perspektif yang berbeda, misalnya saja pada hari kamis yang lalu ada sekitar 16.3 juta pemain yang aktif di steam jika ada 2 juta pemain yang aktif di PUBG berati game yang di kembangkan oleh BlueHole ini telah menguasai sekitar 12 persen lebih dari pemain yang saat itu sedang online di steam dan 2 juta pemain itu hanya di PC .

Seperti yang kita ketahui bahwa PUBG akan hadir pada Xbox One tahun ini (semoga saja), bukan sampai disitu saja BlueHole selaku pengembang PUBG ini mengumumkan  kerja samanya dengan Sony yang membicarakan tentang membawa PUBG ini kedalam PS4

Lalu, apa yang sebenarnya menyebabkan DOTA 2 tertinggal jauh?

menurut kami dari esportsku.com, penurunan dota dua terjadi karena ada beberapa hal antar lain :

1. Berkembangnya  Moba Mobile Games

Perkembangan Moba Mobile games  yang menjamur dimana-mana membuat beberapa pemain yang tadinya aktif di DOTA 2 beralih ke mobile moba games dengan alasan yang sering kami jumpai yaitu bermain mobile moba games dapat dimainkan dimana-mana dan lebih simple, sehingga para pemain aktif dota 2 kini lebih tertarik pada mobile moba games.

2.Update yang tidak berpengaruh banyak dan meta yang Stagnan

Update besar-besaran dengan menambahkan talent hero tidak berpengaruh banyak pada popularitas DOTA 2 serta beberapa update lainnya yang hanya bersifat balancing saja yang membuat meta dari DOTA 2 stagnan sehingga strategi yang digunakan hanya itu-itu saja. Dimana Icefrog dan Valve terlalu lama mempertahankan Patch ini.

3. Kehadiran dua hero baru yang lama

Dikarenakan patch yang terlalu lama dipertahankan oleh DOTA 2 sehingga para pemain beralih sementara ke beberapa game dengan rasa pensaran di game lainnya, membuat catatan pemain di DOTA 2 menurun hingga sekarang dan jikalau ini benar maka ketika update dua hero baru tersebut akan ada lonjakan pemain yang besar di update selanjutnya (semoga saja)

4. Behavior Score

Para pemain DOTA 2 saat mengeluhkan tentang hal ini, dimana matchmaking MMR menggunakan behavior score yang membuat para pemain dengan skill yang rendah bertemu dengan skill yang tinggi sehingga sistem behavior score ini sangat tidak ramah dengan skill yang rendah dan pemula yang mengakibatkan para pemain tersebut beralih ke game lain.

Namun, kami dari esportsku.com memberikan kabar gembira untuk pemain yang non aktif karena hal tersebut sudah diperbarui kembali oleh valve yang kalian bisa baca dalam artikel ini Valve Memperbarui Sistem Matchmaking Untuk Mengurangi Toxic Players, jadi semoga saja kalian bisa kembali bermain setelah mengetahui hal tersebut.

Meskipun Dota 2 terus mengalami penurunan, kami tahu valve tidak akan tinggal diam saja terbukti dari bulan lalu valve meluncurkan sistem pro circuit dota 2 untuk memeriahkan kembali Event dota 2 tahunan yaitu the international. Well, kami berharap PUBG maupun Dota 2 akan berkembang lagi dalam dunia eSports ini dan mengambil langkah besar dalam memajukan hal tersebut.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.