10 Pemain dari Non-MPL Ini Sukses Bersinar di Ajang MDL Season 2!

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Moonton menjadi game developer yang turut terjun langsung memelihara ekosistem esports di Indonesia. Setelah sukses dengan gelaran MPL Indonesia yang terus memecahkan rekor, kini Mobile Legends Development League (MDL) Indonesia hadir sebagai wajah baru.

Untuk menambah panasnya kompetisi MDL Indonesia, para caster yaitu Abednego “Ansel”, Fahmi “Kornet”, dan Fauzianska atau Oji “Ranger Emas” memberikan beberapa nama yang patut disaksikan pada ajang MDL Season 2. Balik ke meja caster, Fahmi “Kornet” memberikan apresiasi terbesar kepada XCN BKB. Tim yang menempati juru kunci tersebut sukses mengamankan kemenangan perdana melawan Geek Fam Jr. dengan skor 2-0.

“Performa mereka bisa dibilang sedang berkembang, apalagi terlihat ada evaluasi dari internal tim. Kalau dari pemain sih, saya jagoin Bucank, BARBIE, sama SIR ft Lans dari XCN. Alasannya ya karena pemain-pemain ini tampil sesuai dengan posisi mereka. Apalagi inisiasi Bucank dengan Khufra bisa dibilang bagus, keren juga dari teknik zoning-out pas tampil di Week 3,” jelas Kornet.

Kesuksesan di panggung MDL Season 1 bahkan mampu membawa dua mantan punggawa Victim Esports ke gelaran MPL Season 6, yaitu Sanz ke ONIC Esports dan Renbo ke Bigetron Alpha. Kedua pemain ini memberikan kualitasnya hingga ke panggung MPL.

Kisah sukses kedua pemain ini bisa menjadi jawaban bahwa talenta MDL mampu bersaing secara kompetitif di gelaran MPL. Apakah 10 pemain kali ini akan menjadi kisah sukses berikutnya?

Berikut daftar 10 pemain tim non-MPL yang paling memukau di MDL Season 2:

Bucank – XCN BKB

Sang Tank memang menjadi kunci sukses kemenangan, apalagi segi inisiasi akan sangat berantakan bila tanpa kehadiran Tank. Bucank mampu memenuhi tugasnya sebagai seorang pemain, apalagi menggunakan Khufra yang memang terkenal agresif.

Dalam beberapa pertandingan di Week 3, memang Bucank sangat gemar menggunakan Khufra. Permainannya pun mampu berjalan mulus bersama dengan rekan setimnya, terlebih menghadapi tim-tim jebolan MPL.

BARBIE – XCN BKB

Serupa dengan Bucank, BARBIE bisa menjadi alasan para penikmat game Mobile Legends: Bang Bang untuk belajar cara jungling yang baik dan war yang tepat.

Selalu tampil krusial, BARBIE sangat fokus pada hero-hero yang dianggap lembek, bahkan mengincar Marksman yang lengah saat bertarung. Penggunaan Roger dan Hayabusa membuat efektivitas jungle lebih cepat hingga ke pertengahan paruh pertandingan.

Bahkan, Roger dan Hayabusa yang digunakan BARBIE di Week 3 bisa dibilang sukses dengan torehan gelar MVP ketika menghadapi lawannya, seperti kemenangan kontra Geek Fam Jr.

SIR ft Lans – XCN BKB

Peningkatan performa XCN BKB di Minggu ke-3 juga tidak lepas dari peran sang Mage yaitu SIR ft Lans. Sempat menggedor pertarungan lewat Lunox, Esmeralda, dan Chang’e, rupanya pemain core dari XCN satu ini tetap konsisten di hadapan tim-tim jebolan MPL.

Penggunaan Lunox dan Esmeralda mampu tampil memukau pada beberapa momentum pertandingan di Minggu ke-3. Apalagi MDL Season 2 masih baru dimulai, rasanya evaluasi tim XCN BKB berujung sukses dengan peningkatan performa tim, bersama dengan plot SIR ft Lans sebagai ujung tombak.

SamoHt – Siren Esports

Salah satu pemain Mobile Legends yang kaya akan pengalaman, SamoHt merupakan kunci sukses Siren yang mampu menjaga tempo pertandingan saat melawan Alter Ego X.

Tercatat, SamoHt menggunakan 3 hero pada hasil kemenangan melawan Alter Ego X dengan skor 2-1, yaitu Chou, Akai, dan Hilda. Meski kalah di laga pembuka dengan Hilda, namun SamoHt sukses membalas kesalahan di 2 pertandingan berikutnya.

AzeR – Siren Esports

Sosok AzeR memang menjadi kunci pick-up dari tim Siren, bahkan secara agresif mampu menculik satu demi satu pemain lawan. Strategi potong minion dan invasi jungle merupakan tugas penting dari AzeR.

Kehadiran pemain satu ini membuat lawan tidak nyaman dalam melakukan farming pada awal pertandingan dimulai.

Sosok AzeR memang menjadi kunci pick-up dari tim Siren, bahkan secara agresif mampu menculik satu demi satu pemain lawan. Strategi potong minion dan invasi jungle merupakan tugas penting dari AzeR.

JeYy – Siren Esports

Satu lagi ujung tombak SIren Esports yang menggunakan Mage, JeYy. Pemain satu ini mampu bermain aman di awal pertandingan. Kesadarannya dalam melihat map juga berkontribusi penting dalam membawa Siren Esports menang melawan Alter Ego X.

Apalagi, JeYy memang sangat teliti melihat lokasi Tank-nya dan lawan-lawan musuh yang berpotensi melakukan pick-up sebelum berlangsungnya peperangan antara tim.

Altamiz – Siren Esports

Strategi hyper carry yang kain populer membuat para tim mengaplikasikannya, termasuk Siren Esports. Dan Altamiz merupakan pemain yang dipercaya mengemban role paling krusial tersebut.

Tanggung jawabnya berhasil diperlihatkan ketika menghadapi Alter Ego X dengan strategi hyper carry menggunakan Harith dan Roger. Tidak jarang Altamiz mengemban MVP di beberapa kesempatan bersama Siren Esports.

Speechless – Victim Esports

Satu lagi Marksman yang mencuri perhatian dari tim non-MPL, yaitu Speechless. Pemain satu ini baru saja didatangkan oleh tim Victim, apalagi kedatangannya bisa dibilang mengejutkan mengingat Victim merupakan tim juara.

Kehadiran Speechless mengubah gaya bermain Victim lebih agresif namun sejak pertengahan pertandingan. Menggunakan Yi Sun Shin, Speechless turut membawa kemenangan dengan gelar MVP ketika berhadapan dengan Bigetron Bravo

SaanJi – Victim Esports

Bila kehadiran SamoHt memukau dari tim Siren, rasanya Tank satu ini juga butuh pengakuan serupa sebagai Tank paling memukau pada gelaran MDL Season 2 Minggu ke-3.

SaanJi bermain dengan sangat baik lewat Akai dan Chou. Bermain sangat hati-hati, namun tidak jarang menculik serta menghadirkan inisiasi perang yang indah. Bahkan, Hurricane Dance milik Akai sempat digunakan untuk strategi zoning-out.

Fabiens – Victim Esports

Mage yang tampil memukau, Fabiens mampu memenuhi ekspektasi sebagai mantan pemain EVOS Esports dan Bigetron PK. pemain ini juga sempat meramaikan gelaran MPL di musim-musim sebelumnya.

Direkrut Victim, Fabiens rupanya masih bermain sama baiknya ketika masih bermain di MPL. Penggunaan Cecilion dan Kagura kontra Bigetron Bravo sukses membuat Warlord dkk. Kewalahan.

Itulah para pemain MDL yang terlihat memiliki masa depan yang cerah. Terlebih para pemain-pemain ini masih memiliki kesempatan tinggi untuk bermain di MPL bisa jadi ajang pembuktian diri.

Ikuti media sosial kami di Instagram.

Website ini menggunakan Coookie untuk kestabilan akses, Apakah kamu menerimanya? Terima! Detail Tetang Cookie

error: Content is protected !!