siapa

5 Game Dating Untuk Para Pria Jomblo di Malam Minggu Saat COVID-19

Kalau kalian belum dewasa ya jangan dicoba, selain bisa membuat kalian gak paham akan gamenya, kalian juga gak bisa memainkannya dengan baik

Sampai saat ini, yang namanya video game emang nggak jauh dari stigma mainan untuk anak-anak dan usia belasan. Padahal kalau mau dilihat lebih jauh, dunia game saat ini lebih banyak konten dewasa. Kali ini ada 5 Game Dating Untuk Para Pria Jomblo di Malam Minggu Saat COVID-19 yang harus kalian coba.

 

Salah satu konten dewasa di dunia game adalah game bergenre dating. Game bergenre ini memang cukup punya penggemarnya. Apalagi kalau bukan para pria. Lebih cocok lagi jika dimainkan di malam minggu. Tapi ingat, resiko ditanggung sendiri, ya.

Ada 5 game dating untuk para pria jomblo di malam minggu ini. Semuanya berkonten dewasa. Karena itu, kedewasaan bertindak diperlukan. Jangan karena gara-gara habis main game ini terus kamu bertindak sexual harrasment ke perempuan, ya.

Oh ya, sebisa mungkin, mainkan game ini sendirian. Jangan sampai kamu main game ini bareng anak-anak atau bareng orang yang nggak bisa bertindak dewasa.

Huniepop

Sebenarnya game ini sederhana saja. Player bermain game puzzle match 3 ala Candy Crush. Nggak ada yang spesial. Tapi kalau kamu lihat misi utama game ini, kamu pasti mikir ulang. Karena game ini baru kelihatan genre dating di misi utamanya.

Misi utama game ini adalah mendapat cinta seorang gadis. Setelah mendapat hati sang gadis, player bisa mendapatkan kesempatan untuk beradegan seksual di ranjang bersama sang gadis itu. Tapi biar itu semua bisa tercapai, player harus menyelesaikan misi bermain game puzzle match 3.

House Party

Kayaknya game ini terinspirasi sama film ala American Pie. Mengangkat tema pesta di rumah teman, player adalah tamu di sebuah pesta.

Saat berada di pesta, player punya banyak kebebasan untuk bertindak. Seperti hanya sekedar minum atau mendengarkan musik. Atau lebih jauh lagi, bisa melakukan hal-hal dewasa lain yang kayaknya nggak pantes diceritain di sini, deh.

Kalau kamu penasaran, mending cari sendiri game ini dan mainkan. Tapi ingat resiko ya.

Second Life

Second life sebenarnya nggak cocok juga dimasukkan kategori game dating untuk para pria jomblo di malam minggu ini. Tapi karena salh satu kontennya, Second Life bisa juga dimasukkan kategori game dating.

Game ini sebenernya lebih kayak simulasi kehidupan manusia. Tiap player berhak melakukan berbagai tindakan sesuai dengan motivasi dan keinginannya. Masalahnya kemudian, beberapa player melakukan tindakan yang berbau seksual. Tapi sah-sah saja.

Karena itu, game ini, mau nggak mau mesti masuk game berkonten dewasa. Karena tiap player bisa saja merayu istri orang lain di game ini. Kan bahaya, tuh.

Studio Tycon

Sebenernya game ini adalah game simulasi bisnis. Sayang, bisnis yang dijalankan adalah bisnis produksi konten video yang nyeleneh.

Tapi nggak masalah. Kamu bisa nyobain game ini sebagai persiapan kalau suatu hari nanti Indonesia melegalkan rumah produksi video nyeleneh. Siapa tahu kamu bisa jadi manajernya.

Karena ini game simulasi bisnis, sebenarnya game ini malah nggak sevulgar game-game yang lain. Nggak ada adegan ranjang atau semacamnya. Kamu hanya disuguh berbagai variabel bisnis untuk meningkatkan nilai perusahaan.

RapeLay

Inilah salah satu game berkonten dewasa banget. Game ini nggak bisa juga dimasukkan ke dalam game dating. Karena lebih tepatnya game ini lebih kayak melakukan sexual harrasment ala hentai. Jadi, player akan melakukan pemerkosaan ke cewek di public space.

Game ini bikin player punya kekuasaan buat mainin baju cewek dan melakukan pemerkosaan ke cewek di dalam kereta dan stasiun. Bagian konyolnya, ada 3 cewek yang bisa dimainkan. Ketiga cewek itu punya hubungan darah. Satu sang ibu, dua adalah anak sang ibu.

Buat kamu yang mau main game ini, harus hati-hati ya dengan apa yang kamu pikirin. Jangan pernah praktekkan apa yang ada di game ini di dunia nyata.

Game ini dapet nyiyiran di dunia gaming karena jalan ceritanya bener-bener seksis dan berbahaya.

Website ini menggunakan Coookie untuk kestabilan akses, Apakah kamu menerimanya? Terima!Detail Tetang Cookie