4 tim telah berhadapan dan telah bertanding dalam 2 pertandingan yang berbeda. Pada fase group stage M2 tahap 2 ini, hanya tersisa 2 tim lagi yang dapat memastikan diri untuk lolos ke babak playoffs.

Pada pertandingan kali ini, Dreammax yang menjadi perwakilan dari Brasil akan berhadapan dengan Todak dari Malaysia. Sebelumnya, Esportsku telah memberikan prediksi bahwa TDK akan lebih diunggulkan daripada DMX.

Pasalnya, pada fase group stage M2 tahap 1, performa TDK memang lebih baik dibandingkan DMX. Akan tetapi, seperti pertandingan antara Resurgence dan 10S Frost Gaming, tercipta sebuah hasil yang cukup berbanding terbalik.

Bagaimana tidak, DMX justru sukses mencuri dan mengamankan kemenangan pertamanya terhadap TDK. Penasaran dengan pembahasan lebih lengkap? Langsung saja simak pembahasannya di bawah ini!

Aktif-Agresif

Melalui game 1 ini, DMX mempertunjukkan sesuatu yang tidak dilakukan oleh TDK. Dimana DMX sangat terlihat bersikap aktif-agresif. Sikap tersebut dengan kata lain, dimana seluruh anggota DMX terlihat sangat bahu-membahu dalam melakukan team fight maupun dalam segi bertahan.

Sejak awal pertandingan, kedua belah tim memang tampak sangat aktif untuk melancarkan serangan demi serangan. Akan tetapi, DMX memiliki keunggulan dimana ketiga lane dari DMX terasa sangat terhubung erat antara satu dengan yang lainnya.

DMX seringkali memastikan diri untuk berkumpul dan memastikan seluruh anggotanya telah lengkap dan siap, sebelum pada akhirnya melancarkan serangan maupun gerakan bertahan.

Padahal, DMX menggunakan WanWan sebagai salah satu sidelaner mereka. Dimana komposisi tersebut memberikan TDK kesempatan yang besar untuk mendominasi jalannya pertandingan pada fase early serta mid game.

Akan tetapi, formasi DMX sejak awal pertandingan tampak sangat solid dan kokoh. TDK justru menemukan kesulitan untuk membongkar formasi tersebut. Alhasil, DMX justru sukses menyetir jalannya pertandingan, meskipun dominasi yang DMX peroleh tidak begitu besar untuk TDK kejar.

DMX Luiiz

Meskipun pertandingan tetap berlangsung sengit, performa DMX Luiiz sebagai core dari DMX memberikan kontribusi yang begitu besar. Dengan menggunakan Hayabusa, performa DMX Luiiz pada game 1 ini patut diacungi jempol.

Pasalnya, Hayabusa DMX Luiiz di akhir pertandingan tercatat berhasil menorehkan KDA sebesar 12-3-9 dan menghantarkan DMX kepada kemenangan pertama mereka di M2 ini. Tentunya, performa DMX melalui game 1 ini menunjukkan bahwa DMX belum berminat untuk menyusul tim lain yang telah gugur dari M2.

Pada akhirnya, DMX berhasil mengakhiri game 1 pada menit 19 dan memberikan TDK performa yang cukup mengejutkan. Itulah dia pembahan mengenai Dreammax yang sukses memberikan kejutan dihadapan Todak pada fase group stage M2 tahap 2!

Related Post