Tertinggal dengan skor sementara 1-0 dari Dreammax, Todak berada dalam kondisi yang cukup buruk. Dimana fase group stage tahap 2 ini memang berisikan pertandingan dimana 8 tim memperebutkan 4 posisi untuk lolos ke babak playoffs M2.

DMX sendiri juga secara totalitas berupaya untuk lolos ke babak playoffs. Dimana DMX terus berusaha memenangkan pertandingan melawan TDK dengan hero signature milik mereka.

Tentunya, keputusan tersebut akan menghasilkan masalah baru bagi DMX jikalau mereka lolos ke babak playoffs. Namun tampaknya, DMX benar-benar bertekad untuk menempatkan fokus mereka kepada fase group stage M2 tahap 2 ini.

Dimana tujuan DMX hanyalah dapat memenangkan pertandingan terhadap TDK dan menempati posisi lower bracket di babak playoffs M2. Akan tetapi, TDK justru mendapatkan sesuatu yang begitu istimewa.

Penasaran dengan apa yang TDK peroleh pada pertandingannya melawan DMX? Langsung saja simak pembahasannya di bawah ini!

Atlas TDK Eone

Pada game 2, DMX kembali mengandalkan komposisi hero yang serupa seperti pada game 1. Dengan komposisi hero signature milik DMX tersebut, secara perlahan DMX sukses menempatkan TDK di bawah dominasi mereka.

DMX juga kembali lagi berhasil menyetir jalannya pertandingan di game 2. Namun, TDK sendiri juga terus fokus bertahan dan menunggu momentum untuk melakukan perlawanan terhadap dominasi DMX tersebut.

Pada akhirnya, pada fase mid game di game 2, secara tiba-tiba Atlas TDK Eone memperoleh momentum yang begitu berharga. Pasalnya, bermodalkan battle spell: flicker, Atlas TDK Eone sukses mengunci pergerakan 4 pemain DMX sekaligus di area top lane milik TDK.

Momentum tersebut sekejap langsung membuat DMX kehilangan 4 anggotanya sekaligus dan hanya menyisakan DMX Homis yang menggunakan WanWan. TDK sendiri tidak ingin menyia-nyiakan momentum berharga tersebut.

Dengan memanfaatkan gempuran super minion dan lord, TDK pada akhirnya justru mampu melepaskan diri dari dominasi DMX dan menyamakan kedudukan di game 2.

Midlaner DMX

Secara tiba-tiba, tiket DMX untuk berlaga di babak playoffs M2 justru dirampas oleh TDK. Ironisnya, ketiga midlaner DMX telah mempertunjukkan performa yang begitu luar biasa dari menit awal pertandingan di game 2.

Terpaksa, DMX harus membangun kembali strategi mereka di game 3 untuk dapat meraih kesempatan tersebut. Dengan komposisi signature hero untuk yang ketiga kalinya, DMX berhasil mendominasi game 3.

Related Post

Akan tetapi, momentum Atlas TDK Eone yang telah dibantu oleh kepercayaan diri yang tinggi, membuat TDK menjadi lebih optimis dalam melakukan setiap pergerakan. Disisi lain, midlaner DMX justru melakukan minor mistake yang sekejap membuat DMX justru berada di dalam kondisi yang sangat kritis.

Pada akhirnya, DMX justru terpaksa harus gugur dari M2 usai TDK sukses mengakhiri game 3 pada menit 20. Dengan hasil tersebut, Todak yang menjadi perwakilan dari Malaysia menjadi tim ketiga yang berhasil lolos ke babak playoffs dan menempati posisi lower bracket M2!