siapa

Analisa AURA MPL ID Season 7, Kok Bisa Kalah Terus?

Dari awal season memiliki jejak rekam performa yang sangat buruk tanpa kemenangan series dan hanya menang beberapa game saja ini jadi tanda buruk bagi AURA. Apa yang salah, dari pemainnya atau memang teamnya secara keseluruhan?

AURA mungkin saat ini sedang mengejar rekor sebagai team MPL ID yang tidak menang di season 7 kali ini. Esportsku akan coba buat analisa AURA MPL ID season 7 dan bagaimana mereka bisa bermain dengan performa buruk terus.

Dari awal season memiliki jejak rekam performa yang sangat buruk tanpa kemenangan series dan hanya menang beberapa game saja ini jadi tanda buruk bagi AURA. Apa yang salah, dari pemainnya atau memang teamnya secara keseluruhan?

Nah akan kita coba bahas kali ini disini. Setelah menelan banyak pil kekalahan tentunya ada banyak hal yang harus diperbaiki oleh AURA. Bukan hal mudah dan season 7 ini mungkin harus dilepas oleh mereka.

Untuk season kedepan di season 8 mungkin AURA baru bisa melakukan perubahan besar. Sebenarnya terlihat pemainnya AURA itu memiliki mekanik yang tinggi, hanya saja di satu team ini agak kurang begitu baik.

Disini akan kita coba bahas mengenai analisa AURA MPL ID season 7. Performa buruk semenjak MPL dimulai membuat AURA tenggelam didasar klasemen. Tidak ada yang bisa menolong mereka saat ini.

Permainan Bak Team Amatir

Bukan maksudnya kasar, tetapi ini kenyataan. Mungkin beberapa team semi pro atau amatir memiliki chemistry dan permainan yang lebih baik dari AURA. Hal ini bisa kalian lihat dari performa mereka yang selalu di steamroll.

Sebenarnya para pemain AURA itu memiliki skill yang tinggi-tinggi dan bermain baik. Variety, Vaanstrong dan Vanss memiliki mekanik yang tinggi hanya saja bermain di AURA potensi mereka tertarik sangat berat.

Bermain tanpa map control, tidak bisa mendapatkan tempo, dan selalu tertangkap off-guard seringkali dilakukan AURA. Bahkan mereka mendapatkan julukan “Team Poin Gratis” oleh penonton MPL ID.

Entah mengapa bisa seperti ini jelas ada yang salah dari AURA sendiri. Banyak yang harus diperbaiki dan mungkin perombakan besar yang bisa dilakukan AURA untuk bisa bermain baik lagi.

Pemain Kuat, Eksekusi Lemah

Permainan AURA sebenarnya cukup baik dengan para pemain yang mendukung dengan skill mereka. Mulai dari planning dan gaya bermain di awal season, terlihat tidak begitu buruk. Hanya saja setup dan followup mereka bagai team yang tidak ada komunikasi.

Banyak blunder dan celah yang selalu dimanfaatkan oleh team lawan, AURA bermain bagai tidak memiliki rencana konkrit. Bahkan mulai mid season terlihat mereka menyerah dengan bermain seadanya saja.

Kalah Mental, Kalah di Pertandingan

Tak bisa dipungkiri bahwa mental para pemain AURA sudah turun ke lantai bawah yang mana masuk akal. Bermain totalitas dengan kondisi ini sudah diluar jangkauan mereka dan terlihat di week 5 ini bermain sangat tidak stabil.

Mulai dari keraguan untuk melakukan war maupun melakukan objektif. Pengambilan keputusan ragu-ragu akibat mental yang tidak stabil membuat aura fire tidak beranjak dari slot terakhir di MPL season 7 kali ini.

Gameplay Mononton, Improvisasi Minim, dan Adaptasi Payah.

Dari apa yang sudah-sudah hingga week ke 5 di MPL season 7 ini, tak ada hal baru bahkan gameplay yang terbilang hanya itu-itu saja dikeluarkan oleh Aura Fire. Improvisasi yang minim ditunjukan oleh aura fire.

Update patch dari mooton memang membuat beberapa tim-tim harus beradaptasi lagi. Sayangnya, hal ini menghantam keras dari aura fire dan membuatnya tidak berkembang di pertandingan melawan ONIC di week 5 ini.

Butuh Analyst dan Eksekutor!

Seperti yang sudah-sudah, aura fire menampilkan peforma itu-itu saja, mereka butuh seorang analyst yang bisa sejalan dengan ekskutor. Entah itu analyst yang memang sepihak ataupun analyst yang juga sebagai ekskutor permainan.

Ya, aura fire, kurang seorang roster seperti itu. Dimana ia bisa mengendalikan alur permainan dan juga mengendalikan alur tim mereka.

Perlu Ada Degradasi?

Tanpa degradasi karena menggunakan sistem franchise membuat AURA terlalu santai bermain seadanya saja. Jika ada sistem degradasi mungkin ini bisa jadi pemicu AURA bermain maksimal.

Team yang lebih baik di tier bawah juga bisa memiliki kesempatan naik keatas menggantikan AURA. Tanpa degradasi dan “taruhan” besar, tentunya AURA tidak akan berkembang tanpa persaingan yang layak.

Ikuti juga media sosial kami di Instagram.

Website ini menggunakan Coookie untuk kestabilan akses, Apakah kamu menerimanya? Terima!Detail Tetang Cookie