Aplikasi Cina Diban Di India, Kesempatan Negara Lain Masuk?

Mungkin tidak semua merugi disini dengan hengkanya perusahaan Cina dari India. Dengan banyaknya negara lain yang bersedia dan memiliki sumber daya yang baik bisa jadi perkembangan industri gaming berkembang lebih merata.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Aplikasi Cina diban di India, kesempatan negara lain masuk? Banyaknya aplikasi dan game yang memiliki kaitan dengan Cina terkena blokir dan ban tentu bukanlah hal yang baik. Bukan hal yang baik untuk industri teknologi dimana India yang merupakan salah satu negara yang mengalami perkembangan pesat memblokir banyak aplikasi.

Mungkin tidak semua merugi disini dengan hengkanya perusahaan Cina dari India. Dengan banyaknya negara lain yang bersedia dan memiliki sumber daya yang baik bisa jadi perkembangan industri gaming berkembang lebih merata. Contohnya lihat saja Free Fire game asal Singapura ini.

Free Fire yang merupakan game battle royale underdog dan jarang sekali diunggulkan, sekarang mulai aktif kembali. Berkembang pesat dan menjadi salah satu game teratas di India, bisa jadi hal baik bagi mereka. Hal ini juga tentu bisa jadi motivasi bagi perusahaan dan game lainnya.

Disini mari kita bahas aplikasi Cina diban di India yang mungkin menjadi kesempatan bagi negara lainnya. Memasuki mulai akhir tahun 2020, banyak sekali perusahaan yang mulai aktif kembali dan meningkatkan performa mereka baik dari developing dan produksi game-game baru.

Kesempatan Untuk Negara/Studio Berkembang

Dengan game besar seperti MLBB, AoV, dan PUBG Mobile yang di ban mungkin ini bisa menjadi kesempatan bagi negara atau perusahaan berkembang bisa bangkit. Misalkan dengan kosongnya lahan moba di India, bisa jadi moba-moba lainnya seperti Lokapala masuk ke pasar ini.

Lokapala yang merupakan moba asal Indonesia ini sebenarnya merupakan moba yang menarik dengan mekanisme yang terbilang fresh. Ditambah dengan menggunakan banyak mitologi Hindu yang cocok di India, mungkin dengan polesan dan dana tambahan Lokapala bisa melakukan ekspansi.

Raksasa Non-Cina Bisa Bangkit

Free Fire, game asal Singapura ini menuai sukses setelah hengkangnya PUBG Mobile dari India. Hal ini mungkin jadi pertanda bahwa banyak negara lain yang mungkin bisa masu kke pasar India jika memiliki aplikasi atau game yang bagus.

Beberapa negara seperti developer game Korea Selatan dan Jepang mungkin bisa jadi alternatif karena kedua negara ini juga menghasilkan beberapa game yang cukup baik. Ditambah game asal negara selain itu bisa ada kesempatan.

Memungkinkan Menarik Banyak Investor Di Industri Lokal

Tidak hanya dari luar India, hal ini juga menjadi kesempatan yang baik untuk industri dalam negeri mereka. Mungkin akan ada beberapa studio dan juga perusahaan yang mulai bangkit lagi atau mendapatkan investasi dari luar India. Tentunya ini hal baik bagi negara tersebut dimana indsutri bisa berkembang dengan baik.

Walau akan sangat sulit atau membutuhkan waktu, tetapi mereka bisa mandiri dan meningkatkan sektor ini dengan mandiri. Memang agak sulit memprediksi apa yang akan terjadi. Seperti apakah ban ini akan berlangsung lama atau sementara saja sampai hubungan antara Cina dan India membaik.

Itulah informasi Aplikasi Cina diban di India. Hal yang disayangkan bahwa permasalahan dua negara ini menjadi cukup panjang sampai menyentuh industri gaming. PUBG Mobile yang sempat mendominasi bisa saja kembali lagi ke India dan melanjutkan kekuatan mereka. Tetapi tidak bisa diremehkan bahwa Free Fire sudah mulai menunjukan kekuatan mereka.

Ikuti media sosial kami di Instagram.

Website ini menggunakan Coookie untuk kestabilan akses, Apakah kamu menerimanya? Terima! Detail Tetang Cookie

error: Content is protected !!