Fnatic Seri Di Posisi Kedua Ketika Menang Atas Mad Lions Di LEC

Fnatic akan mendapatkan kesempatan untuk melawan G2 di babak playoff apapun hasilnya dari permainan besok.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Hylissang memipin Fnatic menuju kemenangan ketika melawan MAD Lions dengan signature pick Rakan miliknya. Dia mendapatkan penghargaan pertamanya sebagai Player of the Game season ini walau seringkali berada di balik bayang-bayang oleh anggota team nya yang dapat dibilang berkelas dunia.

Permainan vision control dan inisiasi yang sangat on-point membuatnya sangat bersinar kali ini. Dia bermain tanpa mati dan bersama teamnya yang sangat kompak mengikuti inisiasi nya dan membantu Hylissang, Fnatic mampu mendapatkan Ace berkali-kali melawan MAD Lions, membuat mereka mampu mendapatkan objectives dengan mudah.

Hal ini pastinya juga dapat terjadi berkat pemain mid dan ADC Fnatic, Nemesis dan Rekkles yang memiliki posisi sangat baik tiap permainan dari laning sampai teamfight, yang membuat cukup mudah mengontrol lajunya permainan.

Fnatic memulai season dengan cukup sulit dengan kehilangan jungler mereka Broxah. Mereka mendapatkan jungler milik SK Gaming, Selfmade, yang dulunya memiliki sinergi dan pengalaman bermain dengan Nemesis. Reuni ini pastinya membawa pesan dan situasi yang positif karena mereka terlihat bermain lebih kompak dan adanya kordinasi yang ciamik.

Walau Fnatic terlihat bermain dengan kuat, tetap saja hal ini pastinya belum bisa mengalahkan raja nya Eropa, yakni G2 yang memenangkan dan mengamankan first seed  untuk split ketiga secara berturut-turut setelah mengalahkan Schalke 04.

Fnatic akan mendapatkan kesempatan untuk melawan G2 di babak playoff apapun hasilnya dari permainan besok.

Website ini menggunakan Coookie untuk kestabilan akses, Apakah kamu menerimanya? Terima! Detail Tetang Cookie

error: Content is protected !!