MDL Mobile Legends, Ajang Unjuk Gigi Para Calon Pro Player ML

Apa perbedaan dari MPL dan MDL?

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Mobile Legends setidaknya memiliki 2 pro scene yang hingga kini tengah berlangsung. Pro scene tersebut adalah MPL dan MDL.

MPL ID sendiri merupakan singkatan dari MLBB Professional League yang telah berlangsung hingga Season ke-6. MPL adalah pro scene paling bergengsi dengan tim-tim besar yang selalu mewarnai berbagai pertandingan spektakuler pada tiap Season-nya.

Akan tetapi, MLBB mengadakan ‘liga kedua’ yang menyerupai MPL. Memiliki sebutan MDL, liga kedua ini baru saja berlangsung di tahun 2020. Inilah dia seputar MDL, ajang unjuk gigi para calon pro player!

MLBB Development League

MDL merupakan singkatan dari MLBB Development League yang kini tengah berlangsung sepanjang Season 2.

Meskipun menjadi liga kedua setelah MPL ID, bukan berarti MDL tidak memiliki sikap profesionalisme. Dikarenakan sesuai dengan namanya, ‘developmental’ league menjadi harapan tim-tim yang bertekad kuat dalam sesi kompetitif MLBB Indonesia.

Pasalnya, Moonton juga mengundang tim-tim di MPL ID untuk menurunkan tim kedua mereka di MDL ini. Dengan adanya MDL, secara garis besar menghadirkan berbagai kesempatan berharga yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak.

Sebagai contoh, tim-tim yang berlaga di MPL ID dapat menempatkan fokusnya terhadap player MDL untuk menjadi calon rekrutan mereka. Disisi lain, player MDL dapat memanfaatkan MDL itu sendiri sebagai ajang unjuk gigi. Hal itu tentunya dilakukan untuk mencuri perhatian tim-tim besar demi mewujudkan tujuannya menjadi pro player MLBB.

Tentunya, bermain di MPL ID dan memperkuat tim-tim terbesar di Indonesia saat ini dapat menjadi acuan untuk meng-klaim diri sebagai pro player. Walaupun, harus diakui bahwa kehadiran MDL juga mengundang pro dan kontra.

MDL Indonesia

MDL Mobile Legends

Pro dan kontra menghiasi MDL saat tim MPL dapat melakukan pertukaran player di MDL. Disisi lain, tim yang tidak berlaga di MPL tentunya tidak dapat melakukan hal tersebut.

Awalnya, berbagai pertanyaan mengenai adil atau tidaknya ketentuan yang satu ini menjadi permasalahan bagi MDL Indonesia. Ditambah lagi, tim-tim baru juga telah terbebani dengan kemungkinan dominasi-dominasi dari tim-tim kedua MPL yang akan diturunkan.

Namun justru saat pertama kali diadakan, MDL menghadirkan kejutan tersendiri. Tim-tim kedua dari MPL justru berada jauh di luar ekspektasi dan tidak mendominasi MDL ID. Bagaimana tidak, berbagai perwakilan tim MPL ini sering mengalami kekalahan.

Berbeda jika dibandingkan dengan tim-tim baru seperti Victim eSports. MDL ID Season 1 justru menjadi bukti bahwa MDL juga memiliki potensi. Walaupun sebagai laga kedua dari MPL ID, MDL juga memiliki ketertarikan tersendiri. Itulah dia seputar MDL, ajang unjuk gigi para calon pro player!

Website ini menggunakan Coookie untuk kestabilan akses, Apakah kamu menerimanya? Terima! Detail Tetang Cookie

error: Content is protected !!