Mobile Legends Dan AoV Di Banned Di India, Tidak Ada Moba?

Polemik antara dua negara India dan Cina memang sangat menarik. Dengan melakukan ban massal aplikator Cina, banyak sekali game populer yang terjerat masalah. Sebut saja PUBG Mobile, Mobile Legends, dan Arena of Valor.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Mobile Legends dan AoV di banned di India memang bukan berita baru. Kala itu ketika Mobile Legends terkena banned oleh pemerintah India, banyak mantan pemain Ml yang akhirnya migrasi ke AoV sebagai moba terpopuler kedua di India. Tetapi karena terjerat perusahaan Cina, AoV pun juga terkena banned.

Polemik antara dua negara India dan Cina memang sangat menarik. Dengan melakukan ban massal aplikator Cina, banyak sekali game populer yang terjerat masalah. Sebut saja PUBG Mobile, Mobile Legends, dan Arena of Valor. Ketiga game ini yang merupakan raksasa harus tumbang karena masalah politis bilateral.

Tetapi ada satu hal yang menarik. Karena kedua moba terbesar itu di banned apakah ada skena untuk moba mobile di India? Tentu muncul pertanyaan seperti ini mengingat India sebagai penyumbang gamers mobile yang sangat besar tidak bisa diremehkan dari segi pasar mobile games.

Oleh sebab itu menarik untuk kita bahas mengenai Mobile Legends dan AoV di banned di India. Sebagai dua raksasas moba di India yang terkena banned, tentunya ini bukanlah hal baik. Bisa saja karena masalah ini skena pro moba di India bisa mati mengingat moba lainnya hampir tidak ada skena pro nya.

ML Dan AoV Di Banned

4 Tips Menang Lane Di Mobile Legends, Dominasi Lane ML!

Sebelumnya memang Mobile Legends terkena banned terlebih dahulu sebelum AoV. Mobile Legends yang dikembangkan oleh Moonton yang merupakan perusahaan berbasis di Shanghai terkena banned oleh pemerintah India. Alasan India melakukannya karena ada polemik antara dua negara tersebut. Awalnya karena mempermasalahkan perbatasan yang akhirnya terus memuncak.

Sebagai game yang juga dikembangkan oleh perusahaan Cina, AoV pun akhirnya terkena banned tersebut. AoV yang dikembangkan oleh TiMi yang mana merupakan anak perusahaan dari Tencent juga akhirnya mengikuti jejak Mobile Legends. Kedua game ini merupakan game terpopuler di dunia yang terkena masalah di India karena ada hubungannya dengan negara Cina.

Akhirnya muncul pertanyaan mengenai game yang akan dimainkan, akan main moba apa di India? Untuk battle royale PUBG Mobile memang terkena banned tetapi setidaknya masih ada Free Fire yang masih bisa dimainkan. Free Fire yang merupakan game asal Singapura tentu tidak akan dibanned.

Alternatif Moba Di India

Permasalahannya di India sendiri hampir tidak ada skena moba kecuali dua game tersebut. Walaupun ada game moba lainnya, tetapi yang lain dianggap mati dan tidak seramai ML dan AoV. Hal ini tentu bisa berarti buruk dan bisa saja pemain moba mobile tidak akan kembali ramai lagi di India.

Vainglory

Vainglory mungkin bisa kembali ramai lagi walaupun kemungkinannya sangat kecil. Game ini bahkan bisa sampai 15 menit lebih hanya untuk mencari pemain sebegitu sepinya. Walaupun memiliki kualitas terbaik yang ada di moba, sayangnya developer dan publisher dari game ini sangat buruk yang membuat Vainglory tidak diminati banyak orang lagi.

Marvel Super War

Ada moba yang cukup menarik karena menggunakan tema MARVEL. Tetapi belum jelas apakah game ini bisa dimainkan oleh pemain India mengingat NetEase yang merupakan developer game ini berasal dari Cina.

Paladins Strike

Paladins Strike merupakan game spin-off dari Paladins sendiri tetapi sayangnya game ini sudah “mati”. Kalian bisa membuang waktu hanya untuk mencari match di game ini.

Dengan Mobile Legends dan AoV di banned di India tentunya tidak akan banyak pilihan untuk para pemain asal India memainkan moba. Polemik bilateral antar negara tersebut memang sudah merusak beberapa skena esports. Kemungkinan besar dengan adanya Wild Rift nanti India bisa memiliki moba yang bisa mereka mainkan.

Ikuti juga media sosial kami di Instagram.

Website ini menggunakan Coookie untuk kestabilan akses, Apakah kamu menerimanya? Terima! Detail Tetang Cookie

error: Content is protected !!