esportsku
Media Esports Indonesia

PSG.LGD Harus Rela Tersingkir Dari ESL One Los Angeles Online

Walau IG sudah dipastikan tersingkir dari turnamen, hal ini tidak menyingkirkan semangat mereka untuk bermain sepenuhnya melawan PSG.LGD dan menyingkirkan mereka.

0

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Kabar buruk untuk kalian fans PSG.LGD dan skena pro Cina Dota. PSG.LGD kali ini harus menelan pil pahit dengan kekalahan melawan Invictus Gaming dengan kekalahan seri bagi mereka. Walau IG sudah dipastikan tersingkir dari turnamen, hal ini tidak menyingkirkan semangat mereka untuk bermain sepenuhnya melawan PSG.LGD dan menyingkirkan mereka.

Game pertama dipimpin oleh mid laner bintang dari IG, Zhou “Emo” Yi. Dengan bantuan support dan roamer yang sangat memukau, Morphling milik  Emo ini bermain dengan sangat indah dan mendapatkan farm yang bebas. Hal ini membuatnya berada di net worth dan GPM tertinggi di game ini dengan mudah. Wala carry PSG.LGD Chalice bermain dengan sangat baik, hal ini belum cukup untuk membantu team nya menuju kemenangan.

LGD sangat kaget dan tertangkap panik karena last pick Meepo di game kedua. Pemain mid IG Emo, tidak memiliki rekam jejak bermain Meepo di mid lane. Melainkan offlaner mereka Thiay “JT-” Jun Wen yang menggunakan Meepo di mid lane. Ini merupakan game pertama JT- untuk team nya saat ini, sebelumnya JT- pernah memainkan Meepo dua kali.

LGD terbukti tidak memiliki jawaban untuk Meepo milik IG yang tidak disangka-sangka, IG pun mampu memanfaatkan hal ini dan meraih kemenangan untuk team mereka. Mereka dengan mudah melibas semua tower dan objective, walau LGD mencoba sepenuh tenaga, tidak ada tembok yang kuat untuk menghadang kekuatan dari IG.

LGD tidak memiliki hasil yang baik selama season ini. Memiliki hasil yang cukup baik di The International 2019, LGD mampu meraih medali perunggu, dan seperti team besar lainnya Raksasa Cina ini memilih untuk melewati Major pertama di awal season.

Dengan adanya perubahan aturan untuk DPC 2019-20, hal ini berarti LGD harus menunjukkan diri mereka dengan mengikuti kualifikasi terbuka di Major kedua, mereka mencoba dan gagal. Melewati banyak perubahan roster, raksasa ini mencoba lagi dan sayangnya gagal lagi.

Dengan performa buruk mereka di DPC akhir-akhir ini, berarti LGD belum meraih poin berarti di DPC season ini. Jika season DPC dimulai lagi di tahun ini, berarti LGD harus mengikuti kualifikasi terbuka lagi. Walau performa LGD terlihat menunjukan hasil sedikit baik dengan meraih mahkota di Dota 2 Professional League Cina melawan Invictus Gaming, tetapi hal ini terlihat hanyalah kemenangan sementara.

Kabar baiknya untuk fans LGD, ESL One LA Online bukanlah akhir dan turnamen terakhir yang diikuti oleh LGD. Masih ada Chinese Dota 2 Professional Association yang akan mengadakan liga dengan diikuti oleh 8 team dari negeri ini.

Diharapkan LGD akan memiliki hasil yang baik untuk menunjukan diri mereka di seri ke-10 the International pada bulan Agustus nanti.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Website ini menggunakan Coookie untuk kestabilan akses, Apakah kamu menerimanya? Terima! Detail Tetang Cookie

error: Content is protected !!