Media Berita Esports Indonesia

Tingkatkan Keberagaman, Blizzard Rekrut Lebih Banyak Wanita

Dua puluh satu persen karyawan Blizzard adalah wanita. Rasio ini sesuai dengan standar industri, namun developer Hearthstone dan Overwatch ingin mengubahnya. “Keanekaragaman dan inisiatif inklusi global” akan diluncurkan di Blizzard, menurut sebuah email internal yang diperoleh Kotaku.

Dorongan keragaman akan berfokus pada wanita terlebih dahulu, kemudian diperluas untuk memasukkan “kelompok minoritas yang terwakili,” kata presiden Blizzard, Mike Morhaime dalam email tersebut. Tidak akan ada batas kuota untuk mempekerjakan perempuan. Sebaliknya, Blizzard akan melihat kepada pegawainya untuk merujuk lebih banyak lowongan bagi wanita, dan juga memperbaiki jalur rekrutmennya. Demikian juga, perusahaan ingin menjadikan Blizzard sebagai tempat yang lebih disukai bagi kaum perempuan dan kelompok minoritas yang telah bekerja disana. Wanita, khususnya, meninggalkan Blizzard “pada tingkat yang lebih tinggi daripada pria,” kata Morhaime.

AYO BACA INI :  Kapan Tanggal Rilis Season 6 Overwatch 2?

Blizzard baru-baru ini menciptakan sebuah dewan wanita, dewan itu sudah memiliki dewan LGBTQ, kata Morhaime. Dewan tersebut mengadakan pertemuan bulanan di mana para wanita menasihati proyek Blizzard dan “memikirkan gagasan untuk menarik lebih banyak wanita dan menjadikan Blizzard sebagai tempat yang lebih menyenangkan dan menyenangkan bagi wanita untuk bekerja.”

Kotaku juga menggarisbawahi langkah-langkah “konkret” Blizzard dalam “meningkatkan inklusivitas bagi mereka yang mengidentifikasi sebagai wanita.” Sesi networking, mentoring groups, women’s summit dan pelatihan termasuk di antara inisiatif tersebut.

Blizzard telah mendapatkan ketenaran untuk keberagaman hero di Overwatch, khususnya, karena hero pool tersebut penuh dengan karakter lengkap dan beragam. Tidak hanya Overwatch yang mengenalkan sejumlah hero wanita, ada juga keragaman dalam hal jenis bentuk tubuh. Meskipun permainan telah menerima cukup banyak kritik sekalipun. Pada awal pengembangan game, Blizzard mengecewakan penggemar dengan Tracer berpose dengan pantat, yang kemudian dikeluarkan dari permainan tersebut. Meski menjadi masalah game online pada umumnya, toxicity pada Overwatch memang merajalela. Banyak orang yang sering menghina wanita, meski ada basis pemain wanita yang cukup besar.

AYO BACA INI :  Overwatch 2 Trailer Muncul Di Blizzcon 2019?
Related Posts
Hasil Undian Grup Overwatch World Cup!

Turnamen Overwatch World Cup sebentar lagi dimulai, total 16 negara akan bertanding pada tanggal 29 Oktober hingga 5 November di Read more

Lanf3ust Jadi Pelatih Overwatch Tim Rogue

Philippe "Lanf3ust" Rivain telah menandatangani kontrak dengan tim Rogue sebagai pelatih baru untuk skuad Overwatch mereka. Lanf3ust memulai karirnya di Read more

AYO BACA INI :  Apa Saja Yang Baru Pada Patch 1.37 Overwatch?
Patch Terbaru Overwatch, Mei Mendapatkan Nerf!

Overwatch adalah game yang dikembangkan Blizzard Entertaiment dan juga menjadi salah satu game terbaik pada beberapa tahun yang lalu. Overwatch Read more

Sponsor Tarik Dukungan Ke OWL Karena Skandal ActiBlizzard

Akhir-akhir ini muncul banyak sekali berita buruk dari ActiBlizzard. Banyak karyawan yang akhirnya buka suara atas tempat bekerja mereka yang Read more

Tinggalkan pesanan