NAVI Esports akhirnya mencatat kemenangan pertama mereka di babak playoff Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia Season 18 (MPL ID S18). Di hari kedua playoff, Kamis (5/11/2026), NAVI menumbangkan Alter Ego dengan skor 3-1 dalam seri Bo5 di Jatim Expo, Surabaya.
Hasil ini membawa NAVI ke upper bracket finals untuk pertama kalinya. Alter Ego harus melanjutkan perjuangan lewat lower bracket.
Alter Ego Unggul Diawal, NAVI Mengejar Ketertinggalan

Alter Ego membuka pertandingan dengan baik dan memenangi game pertama lewat permainan yang agresif, dengan Fatal Link dari Syauki “Nino” Sumarno di momen krusial yang membuatnya terpilih sebagai player of the game dan membawa timnya unggul 1-0, sementara NAVI sempat terjadi miskomunikasi saat memperebutkan Lord pertama. NAVI berbalik arah di game kedua lewat inisiasi pertarungan beruntun yang membuat Alter Ego kesulitan mengembangkan permainan. William “Karss” Karsten, yang disebut pelatih Alter Ego memakai Marsha dengan build damage, terpilih sebagai pemain terbaik game dan menyamakan skor 1-1. Momentum itu terbawa ke game ketiga yang berjalan sengit karena Alter Ego sempat hampir membalikkan keadaan, tetapi NAVI tetap menang dan unggul 2-1, dengan Muhammad “Aprho” Marchiano sebagai player of the game. Di game keempat, Joshua Adonai Nathan Kurniawan, yang dijuluki “Sang Bocah Ajaib”, menjadi pembeda lewat permainan dengan hero Nolan. Ia mencetak wipeout dan maniac pertama di babak playoff MPL ID S18 setelah mengeliminasi empat lawan secara beruntun, sehingga NAVI menutup seri 3-1 dan Joshua dinobatkan sebagai player of the match.
Bagaimana NAVI Bisa Lebih Unggul?
Seusai laga, Karss menyebut kunci kemenangan NAVI ada di early game. Menurutnya, Alter Ego adalah tim yang agresif, sehingga NAVI akan diuntungkan bila bisa memenangi fase awal permainan.
Evaluasi Kedua Tim di Sela Pertandingan

Rekaman behind the scene hari kedua memperlihatkan bagaimana kedua tim berbenah di pertandingan. Di sisi Alter Ego, pelatih Xepher dan tim menyoroti kesalahan rotasi Nino pada game pertama, yang melakukan clear di mid lane padahal seharusnya menyelesaikan wave di top lane lebih dulu. Tim juga diingatkan untuk waspada terhadap Sora milik Karss yang bisa mendadak berotasi ke gold lane dan mengganggu backline. Pada game kedua, Xepher meminta para pemain tetap tenang dan menjalankan permainan selangkah demi selangkah. Ia mengaku tidak menyangka Marsha Karss memakai build damage, yang menurutnya membuat Alter Ego kurang diuntungkan sejak fase draft. Memasuki gim ketiga, Xepher menilai sinergi Alexander dan Nino belum padu dan keduanya cenderung bermain sendiri-sendiri. Ia juga menegaskan laga itu lebih menguji mental daripada stamina, serta mempertanyakan mengapa tim terus tertinggal di early game dan baru bersemangat ketika mengejar comeback.
Di kubu NAVI, evaluasi berpusat pada komunikasi. Joshua dan Karss membahas miskomunikasi saat perebutan Lord pertama, Karss bermaksud meminta tim melakukan inisiasi, sementara Joshua masih fokus mengamankan Lord. Joshua meminta maaf, dan analis Jacklee menegaskan keputusannya mengamankan Lord sebenarnya sudah tepat. Pada game kedua, Jacklee dan Karss mengingatkan Joshua agar lebih aktif memberi informasi dan tidak mengambil keputusan sendiri tanpa koordinasi. Di game ketiga, Karss meminta Joshua lebih percaya diri pada setup dan inisiasi rekan yang membawa hero dengan crowd control kuat. Sepanjang pertandingan, pelatih Ynot berulang kali mengingatkan pemain untuk bermain sebagai tim, tidak terpengaruh sorakan penonton, dan tetap tenang meski hype sedang tinggi. Ia juga memberi apresiasi kepada Zeonn yang berhasil menaklukkan Freya milik Dingarai.
Perjalanan panjang NAVI
Kemenangan ini menjadi titik balik bagi tim yang sempat terpuruk. Pada debut mereka di MPL ID Season 15, NAVI menutup musim reguler tanpa satu pun kemenangan. Di Season 16, langkah mereka terhenti di playoff oleh lawan yang sama, Alter Ego, dengan skor 3-1. Kini, di Season 18, NAVI membalas kekalahan itu. Mereka finis kedua di klasemen akhir musim reguler, di bawah Team Liquid ID dan di atas Alter Ego.
Persiapan Untuk Selanjutnya

NAVI sudah memastikan tempat di final jalur atas dan akan bertemu Team Liquid ID, yang sebelumnya menyingkirkan Bigetron di semifinal jalur atas dengan skor 3-1. Alter Ego, yang di babak sebelumnya menyingkirkan ONIC 3-1, kini harus bangkit lewat lower bracket.











