Akhirnya kita telah tiba ke babak Grand Final MLBB World Championship M2 Singapura 2021. Dimana Burmese Ghouls akan berhadapan dengan Brens eSports untuk memperebutkan Gelar Juara M2.

Secara ringkas, BG sendiri merupakan perwakilan dari Myanmar yang begitu tangguh melesat ke babak Grand Final melalui posisinya di upper bracket babak playoff M2. Sedangkan disisi lain, BRENS memastikan diri untuk menghadapi BG di babak Grand Final ini melalui lower bracket babak playoff.

Menjadi sebuah hal yang menarik bahwa babak Grand Final ini menjadi pertemuan kedua antara kedua perwakilan dari Myanmar dan Filipina di M2 ini. Sebelumnya, BRENS sempat diusir mundur dari posisi upper bracket usai menerima kekalahan dari BG pada babak playoff.

Meskipun begitu, performa luar biasa dari BRENS di lower bracket justru mampu memulangkan dua tim raksasa perwakilan dari Indonesia. Dimana dengan pencapaian tersebut, BG juga menyadari bahwa menaklukkan BRENS bukanlah hal yang mudah.

Mentalitas Juara

Pada babak Grand Final ini, pertandingan akan bersifat Bo7 Series dimana tim yang mampu meraih 4 skor kemenangan dapat memastikan diri untuk meraih kemenangan. Tentunya, pertandingan yang bersifat Bo7 merupakan sebuah pertandingan yang begitu panjang.

Tentunya, babak Grand Final ini akan sangat menguras tenaga dan menjadi ajang pertempuran mentalitas Juara dari kedua belah pihak. Seringkali pada pro scene MOBA, mentalitas serta kepercayaan diri dari suatu tim akan melesat tinggi saat mampu memperoleh kemenangan pada game 1.

Tampaknya, BG maupun BRENS saling berupaya meraih hasil tersebut sebagai awal pijakan mereka dalam melakoni Grand Final M2 ini.

Kedisiplinan Burmese Ghouls

Sepanjang game 1 berlangsung, kedua belah pihak benar-benar mempertunjukkan kualitas pertandingan yang sangat layak disebut sebagai Grand Final M2. Pasalnya, tidak hanya tingkat mekanik dan fokus yang sangat tinggi sejak awal pertandingan saja yang sangat terasa.

Namun, setiap rotasi dari pergerakan kedua belah pihak juga benar-benar masuk kedalam setiap pertimbangan yang matang. Fantastisnya, tempo pertandingan yang tercipta di game 1 ini berlangsung dengan sangat tinggi.

Seluruh Land of Dawn dipenuhi dengan gerakan dan pengambilan keputusan yang sangat cepat. BRENS sendiri menempatkan ujung tombaknya kepada kecepatan dan ketajaman agresivitas milik mereka.

Disisi lain, BG mempertahankan posisi dan kedisiplinan formasi mereka untuk langsung dapat memukul mundur BRENS dengan senjata andalannya mereka sendiri tersebut. Meskipun pada akhirnya, BG justru berhasil ditekan habis oleh BRENS.

BRENS KarlTzy

Dengan kecepatan, tingkat agresivitas, serta ketajaman yang dimiliki BRENS KarlTzy, BG harus puas dengan kemenangan pertama yang berhasil diraih oleh BRENS. Pasalnya, core dari BRENS yakni KarlTzy benar-benar menampilkan performa luar biasa di game 1 ini.

Related Post

Meskipun begitu, kedua belah pihak telah saling mempertahankan dan memberikan perlawanan fantastis yang membuat BRENS baru mampu mengakhiri game 1 di menit 19. Itulah dia pembahasan mengenai tempo pertandingan tertinggi di Grand Final M2!