BTR Zuxxy Ungkapkan Format Turnamen PMSL SEA Spring 2024 Cukup Sulit Karena Hal Ini

PUBG Mobile adalah sebuah game Battle Royale yang dikelola oleh Tencent sebagai sang developer. PUBG Mobile memiliki banyak turnamen-turnamen esports mulai dari turnamen negara hingga internasional seluruh dunia.

PMPL Indonesia yang menjadi ajang turnamen tier tertinggi sudah dihilangkan. Kini, mereka akan bertanding pada PMSL SEA yang akan digelar tiga kali dalam satu tahun.

Format turnamen dari PMSL SEA Spring 2024 kali ini ada yang berbeda dari biasanya. Inilah yang menjadi kesulitan bagi para team untuk beradaptasi dengan format baru di turnamen kali ini.

League Stage
– Di Last Chance, poin awal merupakan poin Group Stage
– Di Super Sunday, poin awal merupakan poin Group Stage (tidak termasuk poin Last Chance)
– Memasuki Week 2, Group Stage Week 2 akan diakumulasikan dari Group Stage Week 1 + Super Sunday Week 1 (tidak termasuk poin Last Chance)
– Format akan mengulang terus sampai Week 3 selesai

Finals
– Initial Point untuk Finals dihitung dari akumulasi poin Group Stage dan Super Sunday dalam 3 minggu Liga berlangsung

Menanggapi hal tersebut, kami mencoba untuk bertanya kepada salah satu team di PMSL SEA Spring 2024, yaitu Bigetron Red Alliens. BTR Zuxxy menjelaskan bahwa ia cukup mengalami kesulitan untuk format turnamen kali ini.

“Menurut aku format PMSL kali ini agak berat untuk beberapa tim. Karena di babak super weekend atau super sunday hanya ada satu hari untuk tim yang bermain. Jadi, poin untuk lolos ke super sunday semakin ketat.” Ungkap Zuxxy Eksklusif kepada Esportsku

Itulah jawaban yang diungkapkan oleh BTR Zuxxy mengenai format turnamen di PMSL SEA Spring 2024. Mereka harus cepat beradaptasi dengan kesulitan yang dihadapi. Bigetron Red Alliens akan mencoba untuk improve setiap harinya untuk bisa mendapatkan gelar juara di PMSL SEA Spring 2024 kali ini.

Website ini menggunakan Coookie untuk kestabilan akses, Apakah kamu menerimanya? Terima!Detail Tetang Cookie