spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaEsportsMobile LegendsDaftar Juara MSC MLBB 2017-2026, Banyak Juara Baru!

Daftar Juara MSC MLBB 2017-2026, Banyak Juara Baru!

Daftar juara MSC Mobile Legends kini punya nama baru setelah Team Spirit menjuarai Mid Season Cup 2026. Wakil Eastern Europe and Central Asia (EECA) tersebut mengalahkan Yangon Galacticos dengan skor 4-3 pada Grand Final di Paris, Prancis, 1 Agustus 2026.

Kemenangan Team Spirit bukan sekadar menambah satu nama dalam sejarah MSC. Untuk pertama kalinya, major internasional resmi Mobile Legends: Bang Bang dimenangkan tim dari luar Asia Tenggara. Dalam turnamen yang selama bertahun-tahun identik dengan Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, dan negara SEA lainnya, hasil ini menjadi salah satu perubahan terbesar dalam peta kompetitif MLBB.

Meski begitu, ONIC Esports masih memegang status sebagai organisasi tersukses sepanjang sejarah MSC dengan dua gelar pada 2019 dan 2023. Filipina juga masih menjadi negara paling dominan dengan empat gelar melalui empat organisasi berbeda.

Berikut daftar lengkap juara MSC dari 2017 sampai 2026, sekaligus melihat bagaimana turnamen yang awalnya berfokus di Asia Tenggara ini berkembang menjadi salah satu panggung internasional terbesar dalam esports Mobile Legends.

Apa Itu MSC Mobile Legends?

MSC merupakan turnamen internasional Mobile Legends: Bang Bang yang pertama kali digelar pada 2017. Pada awal penyelenggaraannya, MSC merupakan singkatan dari Mobile Legends: Bang Bang Southeast Asia Cup dan memang berfokus mempertemukan tim-tim terbaik dari kawasan Asia Tenggara.

Format dan cakupannya kemudian terus berkembang. Kehadiran tim dari region di luar Asia Tenggara membuat MSC tidak lagi terasa seperti turnamen regional. Perubahan paling besar datang pada 2024 ketika MSC dibawa ke Esports World Cup dan namanya digunakan sebagai Mid Season Cup.

Perubahan tersebut bukan sekadar rebranding. MSC mulai membuka jalur yang lebih besar untuk region seperti EECA, Amerika, Asia Timur, EMEA, hingga kawasan lain. Esportsku sebelumnya juga membahas bagaimana jangkauan global MLBB di Esports World Cup 2026 semakin diperluas.

Puncaknya terlihat di MSC 2026. Turnamen tersebut menghadirkan struktur kompetisi yang semakin besar, termasuk Wild Card dengan lebih banyak peserta serta jalur menuju Main Stage yang lebih panjang. Detailnya dapat dilihat dalam pembahasan Esportsku mengenai format baru MSC dan MWI EWC 2026.

Daftar Juara MSC MLBB dari 2017 sampai 2026

MSC sudah melahirkan juara dari beberapa negara dan region berbeda. Turnamen hanya tidak menghasilkan juara pada 2020 karena penyelenggaraannya dibatalkan pada masa pandemi COVID-19.

Tahun Juara Negara/Region Runner-up Lokasi
2017 IDONOTSLEEP Thailand Salty Salad Jakarta, Indonesia
2018 Aether Main Filipina Digital Devils Pro Jakarta, Indonesia
2019 ONIC Esports Indonesia Louvre Esports Manila, Filipina
2020 Dibatalkan
2021 Execration Filipina Blacklist International Online
2022 RSG Philippines Filipina RRQ Hoshi Kuala Lumpur, Malaysia
2023 ONIC Esports Indonesia Blacklist International Phnom Penh, Kamboja
2024 Selangor Red Giants Malaysia Falcons AP.Bren Riyadh, Arab Saudi
2025 Team Liquid PH Filipina Selangor Red Giants OG Esports Riyadh, Arab Saudi
2026 Team Spirit EECA Yangon Galacticos Paris, Prancis

Ada satu koreksi penting dari beberapa daftar lama yang beredar: runner-up MSC 2017 adalah Salty Salad. Digital Devils Pro baru finis sebagai runner-up pada MSC 2018 ketika mereka kalah dari Aether Main.

Perjalanan Juara MSC dari Era ke Era

Daftar juaranya memang bisa dibaca dalam satu tabel, tetapi sejarah MSC jauh lebih menarik jika melihat bagaimana kekuatan setiap region berubah. Turnamen ini pernah mempunyai era ketika Filipina sangat dominan, periode kebangkitan ONIC Indonesia, sampai akhirnya lahir juara dari luar Asia Tenggara.

2017-2019: Thailand Membuka Sejarah, ONIC Mulai Bangkit

IDONOTSLEEP membuka sejarah MSC dengan menjadi juara edisi pertama pada 2017. Tim asal Thailand tersebut mengalahkan Salty Salad dalam turnamen yang berlangsung di Jakarta.

Filipina langsung memberikan jawaban setahun kemudian. Aether Main mengalahkan Digital Devils Pro 3-0 pada MSC 2018 dan membawa pulang gelar pertama Filipina.

Lalu datang salah satu generasi ONIC paling ikonik pada 2019.

Roster yang kemudian dikenal sebagai ONIC Kage sedang berada dalam periode ketika mereka bukan hanya kuat secara mekanik, tetapi juga sangat sulit dihentikan di kompetisi domestik. Setelah menjuarai MPL Indonesia Season 3, ONIC melanjutkan momentumnya dengan mengalahkan Louvre Esports untuk menjuarai MSC 2019.

Gelar itu masih menjadi bagian penting dari sejarah organisasi. Esportsku juga pernah membahas kembali berbagai prestasi ONIC Kage pada masa prime mereka, termasuk keberhasilan membawa MSC 2019 ke Indonesia.

2020-2022: Pandemi dan Dominasi Filipina

MSC 2020 menjadi satu-satunya edisi dalam daftar ini yang tidak menghasilkan juara karena turnamennya dibatalkan pada masa pandemi COVID-19.

Ketika kompetisi kembali pada 2021, Filipina langsung mengambil kendali. Execration menjadi juara setelah mengalahkan Blacklist International dalam Grand Final sesama wakil Filipina.

Yang menarik dari kemenangan Execration bukan hanya hasil akhirnya. Mereka juga mampu beradaptasi dengan gaya permainan Blacklist, termasuk membaca META support yang ketika itu menjadi salah satu identitas lawannya. Esportsku pernah mengulas lebih jauh bagaimana Execration membaca strategi Blacklist International di MSC 2021.

Dominasi Filipina berlanjut pada 2022 melalui RSG Philippines. RRQ Hoshi membawa harapan Indonesia sampai Grand Final, tetapi gagal membawa trofi setelah RSG PH keluar sebagai juara.

Periode ini memperlihatkan satu pola yang cukup jelas. Filipina tidak hanya bergantung pada satu organisasi. Aether Main, Execration, dan RSG Philippines berasal dari struktur tim berbeda, tetapi semuanya mampu menghasilkan gelar MSC.

2023: ONIC Jadi Organisasi Pertama dengan Dua Gelar MSC

MSC 2023 mengembalikan Indonesia ke puncak. ONIC Esports mengalahkan Blacklist International 4-2 pada Grand Final di Phnom Penh, Kamboja.

Gelar tersebut membuat ONIC menjadi organisasi pertama yang memenangkan MSC dua kali. Hal yang membuat pencapaian ini semakin bernilai adalah kedua gelar tersebut datang dari generasi berbeda.

Trofi 2019 identik dengan era Kage. Empat tahun kemudian, struktur roster, META, dan identitas permainan ONIC sudah berubah. Jadi dua gelar ONIC bukan sekadar satu roster dominan yang mempertahankan momentum selama satu atau dua musim.

Sampai MSC 2026 berakhir, belum ada organisasi lain yang berhasil menyamai dua trofi ONIC.

2024: MSC Masuk Esports World Cup dan Malaysia Cetak Sejarah

MSC 2024 menjadi salah satu titik perubahan terbesar dalam sejarah kompetisi. Turnamen dibawa ke Riyadh dalam rangkaian Esports World Cup dan mulai menampilkan identitas global yang jauh lebih kuat.

Selangor Red Giants kemudian menutup turnamen dengan kemenangan dramatis 4-3 atas Falcons AP.Bren. Gelar tersebut merupakan major internasional MLBB pertama untuk Malaysia.

Secara editorial, kemenangan SRG penting karena menunjukkan bahwa pertumbuhan region di luar Indonesia dan Filipina mulai menghasilkan trofi, bukan cuma peningkatan partisipasi. Ketika sebuah region mulai punya tim yang benar-benar bisa menyelesaikan BO7 di Grand Final, pembicaraannya sudah berubah dari “potensi” menjadi hasil nyata.

2025: Team Liquid PH Membawa Trofi Kembali ke Filipina

Team Liquid PH menjadi juara MSC 2025 setelah mengalahkan juara bertahan Selangor Red Giants OG Esports dengan skor 4-1 di Riyadh. Team Liquid PH juga membawa pulang hadiah utama sebesar USD 1 juta.

Kemenangan tersebut membuat Filipina mengoleksi empat gelar MSC melalui empat organisasi berbeda:

  • Aether Main pada 2018.
  • Execration pada 2021.
  • RSG Philippines pada 2022.
  • Team Liquid PH pada 2025.

Justru variasi organisasinya yang membuat dominasi Filipina terasa berbeda. Mereka tidak bergantung pada satu dynasty, tetapi mampu berulang kali menghasilkan roster juara dari organisasi berbeda.

2026: Team Spirit Mengubah Peta Kekuatan MSC

MSC 2026 akhirnya memberikan hasil yang selama beberapa tahun hanya terlihat sebagai kemungkinan: tim dari luar Asia Tenggara benar-benar menjadi juara major internasional MLBB.

Team Spirit mengalahkan Yangon Galacticos 4-3 pada Grand Final di Paris. Series berlangsung sampai game ketujuh dan Team Spirit membawa pulang hadiah USD 1 juta.

MOONTON mencatat Team Spirit sebagai tim pertama dari luar Asia Tenggara yang memenangkan major internasional resmi MLBB. Itu membuat gelar ini memiliki bobot historis yang jauh lebih besar dibanding sekadar pergantian juara tahunan.

Sebelum turnamen dimulai, jalur menuju MSC 2026 memang sudah menunjukkan bahwa MOONTON semakin serius memperluas representasi region. Esportsku sendiri telah merangkum jadwal, format, dan alokasi MSC 2026 saat turnamen masih menuju fase utama.

Indonesia juga datang dengan ekspektasi besar melalui ONIC. Raja Langit mendapatkan tiket internasional setelah tampil kuat di playoff MPL ID Season 17. Perjalanan mereka menuju EWC sebelumnya dibahas dalam artikel ONIC lolos ke EWC 2026.

Namun, status unggulan dari region besar tidak otomatis menjamin gelar. Semakin banyak region mendapatkan pengalaman internasional, semakin besar pula kemungkinan tim menghadapi draft, tempo, dan kebiasaan gameplay yang berbeda dari kompetisi domestik mereka.

Kemenangan Team Spirit adalah contoh paling ekstrem dari perubahan tersebut. Mereka bukan lagi sekadar wakil region berkembang yang datang untuk mendapatkan pengalaman. Mereka datang dan menyelesaikan turnamen sebagai juara.

ONIC Esports Masih Jadi Tim Tersukses di MSC

Jika tolok ukurnya adalah jumlah gelar per organisasi, ONIC Esports masih menjadi tim tersukses dalam sejarah MSC dengan dua trofi.

  • MSC 2019: ONIC Esports mengalahkan Louvre Esports.
  • MSC 2023: ONIC Esports mengalahkan Blacklist International.

Belum ada organisasi lain yang mampu menjadi juara lebih dari satu kali sampai MSC 2026 selesai.

Namun, dua gelar ONIC juga menunjukkan betapa sulitnya mempertahankan dominasi di level internasional. Jarak empat tahun antara trofi pertama dan kedua berarti organisasi harus melewati perubahan roster, META, sistem kompetisi, sampai munculnya generasi pemain baru sebelum kembali ke puncak.

Filipina Jadi Negara dengan Gelar MSC Terbanyak

Kalau dihitung berdasarkan negara, Filipina masih berada di posisi pertama dengan empat gelar.

Tahun Tim Filipina yang Juara
2018 Aether Main
2021 Execration
2022 RSG Philippines
2025 Team Liquid PH

Indonesia berada di belakang Filipina dengan dua gelar melalui ONIC Esports. Thailand dan Malaysia masing-masing mempunyai satu gelar, sementara Team Spirit menjadi juara pertama dari region EECA pada 2026.

Dominasi Filipina di MSC juga sejalan dengan betapa kuatnya negara tersebut di berbagai turnamen internasional MLBB. Untuk melihat pembanding di turnamen puncak musim, kamu bisa membaca daftar juara M World Championship Mobile Legends.

Belum Ada Tim yang Juara MSC Dua Kali Berturut-turut

Sampai MSC 2026, belum pernah ada organisasi yang berhasil mempertahankan gelar pada dua edisi beruntun.

ONIC memang memiliki dua trofi, tetapi gelarnya datang pada 2019 dan 2023. Selangor Red Giants gagal mempertahankan gelar 2024 setelah kalah dari Team Liquid PH pada 2025. Team Liquid PH kemudian juga tidak menjadi juara pada edisi 2026.

Ini memperlihatkan salah satu karakter MSC: dominasi domestik atau performa hebat satu musim tidak otomatis bisa dibawa begitu saja ke edisi berikutnya. META berubah, roster berubah, lawan bertambah banyak, dan format turnamen internasional memberi ruang jauh lebih kecil untuk melakukan kesalahan.

Apa Bedanya MSC dan M World Championship?

MSC dan M World Championship sama-sama merupakan kompetisi internasional besar Mobile Legends, tetapi posisinya dalam kalender kompetitif berbeda.

MSC dimainkan sebagai turnamen internasional pertengahan musim. Sementara M World Championship atau M Series merupakan kejuaraan dunia yang berada di bagian puncak siklus kompetitif MLBB.

Karena itu, gelar MSC dan M Series sebaiknya tidak dicampurkan ketika membahas rekor masing-masing kompetisi. Sebuah organisasi bisa menjadi juara MSC tanpa pernah memenangkan M Series, begitu juga sebaliknya.

MLBB bahkan mempunyai kompetisi internasional lain dengan jalur berbeda, termasuk kejuaraan berbasis tim nasional. Kalau ingin melihat rekornya, Esportsku juga memiliki daftar juara IESF World Championship Mobile Legends.

MSC Sekarang Tidak Bisa Lagi Dipandang sebagai Turnamen SEA Saja

Secara sejarah, Asia Tenggara masih menjadi pusat kekuatan MSC. Indonesia dan Filipina mempunyai tradisi panjang, Malaysia sudah menghasilkan juara, dan Thailand merupakan negara pertama yang memenangkan kompetisi ini.

Tetapi MSC 2026 membuat satu hal semakin sulit dibantah: gap antarregion mulai mengecil.

Bukan berarti dominasi Asia Tenggara langsung berakhir. Satu gelar Team Spirit belum cukup untuk menyimpulkan bahwa EECA sekarang menjadi region terbaik MLBB. Kesimpulan seperti itu terlalu jauh jika hanya didasarkan pada satu turnamen.

Yang berubah adalah cara lawan-lawan dari region lain harus dipandang. Setelah Team Spirit menjuarai MSC, status “tim luar SEA” tidak lagi cukup untuk menganggap sebuah roster sebagai underdog otomatis.

Dan bagi scene kompetitif MLBB, itu justru perkembangan yang sehat. Turnamen internasional menjadi jauh lebih menarik ketika bracket tidak bisa ditebak hanya dari bendera negara atau reputasi region sebelum pertandingan dimulai.

Ikuti terus Esportsku untuk perkembangan terbaru seputar MSC, MPL, M Series, Esports World Cup, dan scene kompetitif Mobile Legends lainnya.

FAQ Seputar Daftar Juara MSC Mobile Legends

Pertanyaan Jawaban
Siapa juara MSC pertama? IDONOTSLEEP dari Thailand menjadi juara MSC pertama pada 2017 setelah mengalahkan Salty Salad di Jakarta.
Siapa juara MSC 2026? Team Spirit menjadi juara MSC 2026 setelah mengalahkan Yangon Galacticos dengan skor 4-3 pada Grand Final di Paris, Prancis, 1 Agustus 2026.
Tim mana yang paling banyak juara MSC? ONIC Esports menjadi organisasi dengan gelar MSC terbanyak, yaitu dua trofi yang diraih pada 2019 dan 2023.
Negara mana yang paling banyak juara MSC? Filipina menjadi negara dengan gelar MSC terbanyak dengan empat trofi melalui Aether Main, Execration, RSG Philippines, dan Team Liquid PH.
Apakah MSC pernah dibatalkan? Ya. MSC 2020 dibatalkan pada masa pandemi COVID-19 sehingga tidak ada juara untuk edisi tersebut.
Apakah ada tim yang pernah juara MSC dua kali berturut-turut? Belum. Sampai MSC 2026 tidak ada organisasi yang mampu mempertahankan gelar pada dua edisi beruntun.
Apakah Team Spirit tim pertama dari luar Asia Tenggara yang juara MSC? Ya. Team Spirit menjadi tim pertama dari luar Asia Tenggara yang memenangkan major internasional resmi MLBB setelah menjadi juara MSC 2026.
Apa perbedaan MSC dan M World Championship? MSC merupakan turnamen internasional pertengahan musim, sedangkan M World Championship atau M Series berada sebagai kejuaraan dunia pada puncak siklus kompetitif MLBB.
spot_img
Ajie Wicaksono
Ajie Wicaksonohttps://esportsku.com
The Blablablaers. Always smile even while insulting people
Advertisement
Advertisement
BerandaEsportsMobile LegendsDaftar Juara MSC MLBB 2017-2026, Banyak Juara Baru!

Daftar Juara MSC MLBB 2017-2026, Banyak Juara Baru!

Daftar juara MSC Mobile Legends kini punya nama baru setelah Team Spirit menjuarai Mid Season Cup 2026. Wakil Eastern Europe and Central Asia (EECA) tersebut mengalahkan Yangon Galacticos dengan skor 4-3 pada Grand Final di Paris, Prancis, 1 Agustus 2026.

Kemenangan Team Spirit bukan sekadar menambah satu nama dalam sejarah MSC. Untuk pertama kalinya, major internasional resmi Mobile Legends: Bang Bang dimenangkan tim dari luar Asia Tenggara. Dalam turnamen yang selama bertahun-tahun identik dengan Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, dan negara SEA lainnya, hasil ini menjadi salah satu perubahan terbesar dalam peta kompetitif MLBB.

Meski begitu, ONIC Esports masih memegang status sebagai organisasi tersukses sepanjang sejarah MSC dengan dua gelar pada 2019 dan 2023. Filipina juga masih menjadi negara paling dominan dengan empat gelar melalui empat organisasi berbeda.

Berikut daftar lengkap juara MSC dari 2017 sampai 2026, sekaligus melihat bagaimana turnamen yang awalnya berfokus di Asia Tenggara ini berkembang menjadi salah satu panggung internasional terbesar dalam esports Mobile Legends.

Apa Itu MSC Mobile Legends?

MSC merupakan turnamen internasional Mobile Legends: Bang Bang yang pertama kali digelar pada 2017. Pada awal penyelenggaraannya, MSC merupakan singkatan dari Mobile Legends: Bang Bang Southeast Asia Cup dan memang berfokus mempertemukan tim-tim terbaik dari kawasan Asia Tenggara.

Format dan cakupannya kemudian terus berkembang. Kehadiran tim dari region di luar Asia Tenggara membuat MSC tidak lagi terasa seperti turnamen regional. Perubahan paling besar datang pada 2024 ketika MSC dibawa ke Esports World Cup dan namanya digunakan sebagai Mid Season Cup.

Perubahan tersebut bukan sekadar rebranding. MSC mulai membuka jalur yang lebih besar untuk region seperti EECA, Amerika, Asia Timur, EMEA, hingga kawasan lain. Esportsku sebelumnya juga membahas bagaimana jangkauan global MLBB di Esports World Cup 2026 semakin diperluas.

Puncaknya terlihat di MSC 2026. Turnamen tersebut menghadirkan struktur kompetisi yang semakin besar, termasuk Wild Card dengan lebih banyak peserta serta jalur menuju Main Stage yang lebih panjang. Detailnya dapat dilihat dalam pembahasan Esportsku mengenai format baru MSC dan MWI EWC 2026.

Daftar Juara MSC MLBB dari 2017 sampai 2026

MSC sudah melahirkan juara dari beberapa negara dan region berbeda. Turnamen hanya tidak menghasilkan juara pada 2020 karena penyelenggaraannya dibatalkan pada masa pandemi COVID-19.

Tahun Juara Negara/Region Runner-up Lokasi
2017 IDONOTSLEEP Thailand Salty Salad Jakarta, Indonesia
2018 Aether Main Filipina Digital Devils Pro Jakarta, Indonesia
2019 ONIC Esports Indonesia Louvre Esports Manila, Filipina
2020 Dibatalkan
2021 Execration Filipina Blacklist International Online
2022 RSG Philippines Filipina RRQ Hoshi Kuala Lumpur, Malaysia
2023 ONIC Esports Indonesia Blacklist International Phnom Penh, Kamboja
2024 Selangor Red Giants Malaysia Falcons AP.Bren Riyadh, Arab Saudi
2025 Team Liquid PH Filipina Selangor Red Giants OG Esports Riyadh, Arab Saudi
2026 Team Spirit EECA Yangon Galacticos Paris, Prancis

Ada satu koreksi penting dari beberapa daftar lama yang beredar: runner-up MSC 2017 adalah Salty Salad. Digital Devils Pro baru finis sebagai runner-up pada MSC 2018 ketika mereka kalah dari Aether Main.

Perjalanan Juara MSC dari Era ke Era

Daftar juaranya memang bisa dibaca dalam satu tabel, tetapi sejarah MSC jauh lebih menarik jika melihat bagaimana kekuatan setiap region berubah. Turnamen ini pernah mempunyai era ketika Filipina sangat dominan, periode kebangkitan ONIC Indonesia, sampai akhirnya lahir juara dari luar Asia Tenggara.

2017-2019: Thailand Membuka Sejarah, ONIC Mulai Bangkit

IDONOTSLEEP membuka sejarah MSC dengan menjadi juara edisi pertama pada 2017. Tim asal Thailand tersebut mengalahkan Salty Salad dalam turnamen yang berlangsung di Jakarta.

Filipina langsung memberikan jawaban setahun kemudian. Aether Main mengalahkan Digital Devils Pro 3-0 pada MSC 2018 dan membawa pulang gelar pertama Filipina.

Lalu datang salah satu generasi ONIC paling ikonik pada 2019.

Roster yang kemudian dikenal sebagai ONIC Kage sedang berada dalam periode ketika mereka bukan hanya kuat secara mekanik, tetapi juga sangat sulit dihentikan di kompetisi domestik. Setelah menjuarai MPL Indonesia Season 3, ONIC melanjutkan momentumnya dengan mengalahkan Louvre Esports untuk menjuarai MSC 2019.

Gelar itu masih menjadi bagian penting dari sejarah organisasi. Esportsku juga pernah membahas kembali berbagai prestasi ONIC Kage pada masa prime mereka, termasuk keberhasilan membawa MSC 2019 ke Indonesia.

2020-2022: Pandemi dan Dominasi Filipina

MSC 2020 menjadi satu-satunya edisi dalam daftar ini yang tidak menghasilkan juara karena turnamennya dibatalkan pada masa pandemi COVID-19.

Ketika kompetisi kembali pada 2021, Filipina langsung mengambil kendali. Execration menjadi juara setelah mengalahkan Blacklist International dalam Grand Final sesama wakil Filipina.

Yang menarik dari kemenangan Execration bukan hanya hasil akhirnya. Mereka juga mampu beradaptasi dengan gaya permainan Blacklist, termasuk membaca META support yang ketika itu menjadi salah satu identitas lawannya. Esportsku pernah mengulas lebih jauh bagaimana Execration membaca strategi Blacklist International di MSC 2021.

Dominasi Filipina berlanjut pada 2022 melalui RSG Philippines. RRQ Hoshi membawa harapan Indonesia sampai Grand Final, tetapi gagal membawa trofi setelah RSG PH keluar sebagai juara.

Periode ini memperlihatkan satu pola yang cukup jelas. Filipina tidak hanya bergantung pada satu organisasi. Aether Main, Execration, dan RSG Philippines berasal dari struktur tim berbeda, tetapi semuanya mampu menghasilkan gelar MSC.

2023: ONIC Jadi Organisasi Pertama dengan Dua Gelar MSC

MSC 2023 mengembalikan Indonesia ke puncak. ONIC Esports mengalahkan Blacklist International 4-2 pada Grand Final di Phnom Penh, Kamboja.

Gelar tersebut membuat ONIC menjadi organisasi pertama yang memenangkan MSC dua kali. Hal yang membuat pencapaian ini semakin bernilai adalah kedua gelar tersebut datang dari generasi berbeda.

Trofi 2019 identik dengan era Kage. Empat tahun kemudian, struktur roster, META, dan identitas permainan ONIC sudah berubah. Jadi dua gelar ONIC bukan sekadar satu roster dominan yang mempertahankan momentum selama satu atau dua musim.

Sampai MSC 2026 berakhir, belum ada organisasi lain yang berhasil menyamai dua trofi ONIC.

2024: MSC Masuk Esports World Cup dan Malaysia Cetak Sejarah

MSC 2024 menjadi salah satu titik perubahan terbesar dalam sejarah kompetisi. Turnamen dibawa ke Riyadh dalam rangkaian Esports World Cup dan mulai menampilkan identitas global yang jauh lebih kuat.

Selangor Red Giants kemudian menutup turnamen dengan kemenangan dramatis 4-3 atas Falcons AP.Bren. Gelar tersebut merupakan major internasional MLBB pertama untuk Malaysia.

Secara editorial, kemenangan SRG penting karena menunjukkan bahwa pertumbuhan region di luar Indonesia dan Filipina mulai menghasilkan trofi, bukan cuma peningkatan partisipasi. Ketika sebuah region mulai punya tim yang benar-benar bisa menyelesaikan BO7 di Grand Final, pembicaraannya sudah berubah dari “potensi” menjadi hasil nyata.

2025: Team Liquid PH Membawa Trofi Kembali ke Filipina

Team Liquid PH menjadi juara MSC 2025 setelah mengalahkan juara bertahan Selangor Red Giants OG Esports dengan skor 4-1 di Riyadh. Team Liquid PH juga membawa pulang hadiah utama sebesar USD 1 juta.

Kemenangan tersebut membuat Filipina mengoleksi empat gelar MSC melalui empat organisasi berbeda:

  • Aether Main pada 2018.
  • Execration pada 2021.
  • RSG Philippines pada 2022.
  • Team Liquid PH pada 2025.

Justru variasi organisasinya yang membuat dominasi Filipina terasa berbeda. Mereka tidak bergantung pada satu dynasty, tetapi mampu berulang kali menghasilkan roster juara dari organisasi berbeda.

2026: Team Spirit Mengubah Peta Kekuatan MSC

MSC 2026 akhirnya memberikan hasil yang selama beberapa tahun hanya terlihat sebagai kemungkinan: tim dari luar Asia Tenggara benar-benar menjadi juara major internasional MLBB.

Team Spirit mengalahkan Yangon Galacticos 4-3 pada Grand Final di Paris. Series berlangsung sampai game ketujuh dan Team Spirit membawa pulang hadiah USD 1 juta.

MOONTON mencatat Team Spirit sebagai tim pertama dari luar Asia Tenggara yang memenangkan major internasional resmi MLBB. Itu membuat gelar ini memiliki bobot historis yang jauh lebih besar dibanding sekadar pergantian juara tahunan.

Sebelum turnamen dimulai, jalur menuju MSC 2026 memang sudah menunjukkan bahwa MOONTON semakin serius memperluas representasi region. Esportsku sendiri telah merangkum jadwal, format, dan alokasi MSC 2026 saat turnamen masih menuju fase utama.

Indonesia juga datang dengan ekspektasi besar melalui ONIC. Raja Langit mendapatkan tiket internasional setelah tampil kuat di playoff MPL ID Season 17. Perjalanan mereka menuju EWC sebelumnya dibahas dalam artikel ONIC lolos ke EWC 2026.

Namun, status unggulan dari region besar tidak otomatis menjamin gelar. Semakin banyak region mendapatkan pengalaman internasional, semakin besar pula kemungkinan tim menghadapi draft, tempo, dan kebiasaan gameplay yang berbeda dari kompetisi domestik mereka.

Kemenangan Team Spirit adalah contoh paling ekstrem dari perubahan tersebut. Mereka bukan lagi sekadar wakil region berkembang yang datang untuk mendapatkan pengalaman. Mereka datang dan menyelesaikan turnamen sebagai juara.

ONIC Esports Masih Jadi Tim Tersukses di MSC

Jika tolok ukurnya adalah jumlah gelar per organisasi, ONIC Esports masih menjadi tim tersukses dalam sejarah MSC dengan dua trofi.

  • MSC 2019: ONIC Esports mengalahkan Louvre Esports.
  • MSC 2023: ONIC Esports mengalahkan Blacklist International.

Belum ada organisasi lain yang mampu menjadi juara lebih dari satu kali sampai MSC 2026 selesai.

Namun, dua gelar ONIC juga menunjukkan betapa sulitnya mempertahankan dominasi di level internasional. Jarak empat tahun antara trofi pertama dan kedua berarti organisasi harus melewati perubahan roster, META, sistem kompetisi, sampai munculnya generasi pemain baru sebelum kembali ke puncak.

Filipina Jadi Negara dengan Gelar MSC Terbanyak

Kalau dihitung berdasarkan negara, Filipina masih berada di posisi pertama dengan empat gelar.

Tahun Tim Filipina yang Juara
2018 Aether Main
2021 Execration
2022 RSG Philippines
2025 Team Liquid PH

Indonesia berada di belakang Filipina dengan dua gelar melalui ONIC Esports. Thailand dan Malaysia masing-masing mempunyai satu gelar, sementara Team Spirit menjadi juara pertama dari region EECA pada 2026.

Dominasi Filipina di MSC juga sejalan dengan betapa kuatnya negara tersebut di berbagai turnamen internasional MLBB. Untuk melihat pembanding di turnamen puncak musim, kamu bisa membaca daftar juara M World Championship Mobile Legends.

Belum Ada Tim yang Juara MSC Dua Kali Berturut-turut

Sampai MSC 2026, belum pernah ada organisasi yang berhasil mempertahankan gelar pada dua edisi beruntun.

ONIC memang memiliki dua trofi, tetapi gelarnya datang pada 2019 dan 2023. Selangor Red Giants gagal mempertahankan gelar 2024 setelah kalah dari Team Liquid PH pada 2025. Team Liquid PH kemudian juga tidak menjadi juara pada edisi 2026.

Ini memperlihatkan salah satu karakter MSC: dominasi domestik atau performa hebat satu musim tidak otomatis bisa dibawa begitu saja ke edisi berikutnya. META berubah, roster berubah, lawan bertambah banyak, dan format turnamen internasional memberi ruang jauh lebih kecil untuk melakukan kesalahan.

Apa Bedanya MSC dan M World Championship?

MSC dan M World Championship sama-sama merupakan kompetisi internasional besar Mobile Legends, tetapi posisinya dalam kalender kompetitif berbeda.

MSC dimainkan sebagai turnamen internasional pertengahan musim. Sementara M World Championship atau M Series merupakan kejuaraan dunia yang berada di bagian puncak siklus kompetitif MLBB.

Karena itu, gelar MSC dan M Series sebaiknya tidak dicampurkan ketika membahas rekor masing-masing kompetisi. Sebuah organisasi bisa menjadi juara MSC tanpa pernah memenangkan M Series, begitu juga sebaliknya.

MLBB bahkan mempunyai kompetisi internasional lain dengan jalur berbeda, termasuk kejuaraan berbasis tim nasional. Kalau ingin melihat rekornya, Esportsku juga memiliki daftar juara IESF World Championship Mobile Legends.

MSC Sekarang Tidak Bisa Lagi Dipandang sebagai Turnamen SEA Saja

Secara sejarah, Asia Tenggara masih menjadi pusat kekuatan MSC. Indonesia dan Filipina mempunyai tradisi panjang, Malaysia sudah menghasilkan juara, dan Thailand merupakan negara pertama yang memenangkan kompetisi ini.

Tetapi MSC 2026 membuat satu hal semakin sulit dibantah: gap antarregion mulai mengecil.

Bukan berarti dominasi Asia Tenggara langsung berakhir. Satu gelar Team Spirit belum cukup untuk menyimpulkan bahwa EECA sekarang menjadi region terbaik MLBB. Kesimpulan seperti itu terlalu jauh jika hanya didasarkan pada satu turnamen.

Yang berubah adalah cara lawan-lawan dari region lain harus dipandang. Setelah Team Spirit menjuarai MSC, status “tim luar SEA” tidak lagi cukup untuk menganggap sebuah roster sebagai underdog otomatis.

Dan bagi scene kompetitif MLBB, itu justru perkembangan yang sehat. Turnamen internasional menjadi jauh lebih menarik ketika bracket tidak bisa ditebak hanya dari bendera negara atau reputasi region sebelum pertandingan dimulai.

Ikuti terus Esportsku untuk perkembangan terbaru seputar MSC, MPL, M Series, Esports World Cup, dan scene kompetitif Mobile Legends lainnya.

FAQ Seputar Daftar Juara MSC Mobile Legends

Pertanyaan Jawaban
Siapa juara MSC pertama? IDONOTSLEEP dari Thailand menjadi juara MSC pertama pada 2017 setelah mengalahkan Salty Salad di Jakarta.
Siapa juara MSC 2026? Team Spirit menjadi juara MSC 2026 setelah mengalahkan Yangon Galacticos dengan skor 4-3 pada Grand Final di Paris, Prancis, 1 Agustus 2026.
Tim mana yang paling banyak juara MSC? ONIC Esports menjadi organisasi dengan gelar MSC terbanyak, yaitu dua trofi yang diraih pada 2019 dan 2023.
Negara mana yang paling banyak juara MSC? Filipina menjadi negara dengan gelar MSC terbanyak dengan empat trofi melalui Aether Main, Execration, RSG Philippines, dan Team Liquid PH.
Apakah MSC pernah dibatalkan? Ya. MSC 2020 dibatalkan pada masa pandemi COVID-19 sehingga tidak ada juara untuk edisi tersebut.
Apakah ada tim yang pernah juara MSC dua kali berturut-turut? Belum. Sampai MSC 2026 tidak ada organisasi yang mampu mempertahankan gelar pada dua edisi beruntun.
Apakah Team Spirit tim pertama dari luar Asia Tenggara yang juara MSC? Ya. Team Spirit menjadi tim pertama dari luar Asia Tenggara yang memenangkan major internasional resmi MLBB setelah menjadi juara MSC 2026.
Apa perbedaan MSC dan M World Championship? MSC merupakan turnamen internasional pertengahan musim, sedangkan M World Championship atau M Series berada sebagai kejuaraan dunia pada puncak siklus kompetitif MLBB.
spot_img
Ajie Wicaksono
Ajie Wicaksonohttps://esportsku.com
The Blablablaers. Always smile even while insulting people
Advertisement
Advertisement
BerandaEsportsMobile LegendsDaftar Juara MSC MLBB 2017-2026, Banyak Juara Baru!

Daftar Juara MSC MLBB 2017-2026, Banyak Juara Baru!

Daftar juara MSC Mobile Legends kini punya nama baru setelah Team Spirit menjuarai Mid Season Cup 2026. Wakil Eastern Europe and Central Asia (EECA) tersebut mengalahkan Yangon Galacticos dengan skor 4-3 pada Grand Final di Paris, Prancis, 1 Agustus 2026.

Kemenangan Team Spirit bukan sekadar menambah satu nama dalam sejarah MSC. Untuk pertama kalinya, major internasional resmi Mobile Legends: Bang Bang dimenangkan tim dari luar Asia Tenggara. Dalam turnamen yang selama bertahun-tahun identik dengan Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, dan negara SEA lainnya, hasil ini menjadi salah satu perubahan terbesar dalam peta kompetitif MLBB.

Meski begitu, ONIC Esports masih memegang status sebagai organisasi tersukses sepanjang sejarah MSC dengan dua gelar pada 2019 dan 2023. Filipina juga masih menjadi negara paling dominan dengan empat gelar melalui empat organisasi berbeda.

Berikut daftar lengkap juara MSC dari 2017 sampai 2026, sekaligus melihat bagaimana turnamen yang awalnya berfokus di Asia Tenggara ini berkembang menjadi salah satu panggung internasional terbesar dalam esports Mobile Legends.

Apa Itu MSC Mobile Legends?

MSC merupakan turnamen internasional Mobile Legends: Bang Bang yang pertama kali digelar pada 2017. Pada awal penyelenggaraannya, MSC merupakan singkatan dari Mobile Legends: Bang Bang Southeast Asia Cup dan memang berfokus mempertemukan tim-tim terbaik dari kawasan Asia Tenggara.

Format dan cakupannya kemudian terus berkembang. Kehadiran tim dari region di luar Asia Tenggara membuat MSC tidak lagi terasa seperti turnamen regional. Perubahan paling besar datang pada 2024 ketika MSC dibawa ke Esports World Cup dan namanya digunakan sebagai Mid Season Cup.

Perubahan tersebut bukan sekadar rebranding. MSC mulai membuka jalur yang lebih besar untuk region seperti EECA, Amerika, Asia Timur, EMEA, hingga kawasan lain. Esportsku sebelumnya juga membahas bagaimana jangkauan global MLBB di Esports World Cup 2026 semakin diperluas.

Puncaknya terlihat di MSC 2026. Turnamen tersebut menghadirkan struktur kompetisi yang semakin besar, termasuk Wild Card dengan lebih banyak peserta serta jalur menuju Main Stage yang lebih panjang. Detailnya dapat dilihat dalam pembahasan Esportsku mengenai format baru MSC dan MWI EWC 2026.

Daftar Juara MSC MLBB dari 2017 sampai 2026

MSC sudah melahirkan juara dari beberapa negara dan region berbeda. Turnamen hanya tidak menghasilkan juara pada 2020 karena penyelenggaraannya dibatalkan pada masa pandemi COVID-19.

Tahun Juara Negara/Region Runner-up Lokasi
2017 IDONOTSLEEP Thailand Salty Salad Jakarta, Indonesia
2018 Aether Main Filipina Digital Devils Pro Jakarta, Indonesia
2019 ONIC Esports Indonesia Louvre Esports Manila, Filipina
2020 Dibatalkan
2021 Execration Filipina Blacklist International Online
2022 RSG Philippines Filipina RRQ Hoshi Kuala Lumpur, Malaysia
2023 ONIC Esports Indonesia Blacklist International Phnom Penh, Kamboja
2024 Selangor Red Giants Malaysia Falcons AP.Bren Riyadh, Arab Saudi
2025 Team Liquid PH Filipina Selangor Red Giants OG Esports Riyadh, Arab Saudi
2026 Team Spirit EECA Yangon Galacticos Paris, Prancis

Ada satu koreksi penting dari beberapa daftar lama yang beredar: runner-up MSC 2017 adalah Salty Salad. Digital Devils Pro baru finis sebagai runner-up pada MSC 2018 ketika mereka kalah dari Aether Main.

Perjalanan Juara MSC dari Era ke Era

Daftar juaranya memang bisa dibaca dalam satu tabel, tetapi sejarah MSC jauh lebih menarik jika melihat bagaimana kekuatan setiap region berubah. Turnamen ini pernah mempunyai era ketika Filipina sangat dominan, periode kebangkitan ONIC Indonesia, sampai akhirnya lahir juara dari luar Asia Tenggara.

2017-2019: Thailand Membuka Sejarah, ONIC Mulai Bangkit

IDONOTSLEEP membuka sejarah MSC dengan menjadi juara edisi pertama pada 2017. Tim asal Thailand tersebut mengalahkan Salty Salad dalam turnamen yang berlangsung di Jakarta.

Filipina langsung memberikan jawaban setahun kemudian. Aether Main mengalahkan Digital Devils Pro 3-0 pada MSC 2018 dan membawa pulang gelar pertama Filipina.

Lalu datang salah satu generasi ONIC paling ikonik pada 2019.

Roster yang kemudian dikenal sebagai ONIC Kage sedang berada dalam periode ketika mereka bukan hanya kuat secara mekanik, tetapi juga sangat sulit dihentikan di kompetisi domestik. Setelah menjuarai MPL Indonesia Season 3, ONIC melanjutkan momentumnya dengan mengalahkan Louvre Esports untuk menjuarai MSC 2019.

Gelar itu masih menjadi bagian penting dari sejarah organisasi. Esportsku juga pernah membahas kembali berbagai prestasi ONIC Kage pada masa prime mereka, termasuk keberhasilan membawa MSC 2019 ke Indonesia.

2020-2022: Pandemi dan Dominasi Filipina

MSC 2020 menjadi satu-satunya edisi dalam daftar ini yang tidak menghasilkan juara karena turnamennya dibatalkan pada masa pandemi COVID-19.

Ketika kompetisi kembali pada 2021, Filipina langsung mengambil kendali. Execration menjadi juara setelah mengalahkan Blacklist International dalam Grand Final sesama wakil Filipina.

Yang menarik dari kemenangan Execration bukan hanya hasil akhirnya. Mereka juga mampu beradaptasi dengan gaya permainan Blacklist, termasuk membaca META support yang ketika itu menjadi salah satu identitas lawannya. Esportsku pernah mengulas lebih jauh bagaimana Execration membaca strategi Blacklist International di MSC 2021.

Dominasi Filipina berlanjut pada 2022 melalui RSG Philippines. RRQ Hoshi membawa harapan Indonesia sampai Grand Final, tetapi gagal membawa trofi setelah RSG PH keluar sebagai juara.

Periode ini memperlihatkan satu pola yang cukup jelas. Filipina tidak hanya bergantung pada satu organisasi. Aether Main, Execration, dan RSG Philippines berasal dari struktur tim berbeda, tetapi semuanya mampu menghasilkan gelar MSC.

2023: ONIC Jadi Organisasi Pertama dengan Dua Gelar MSC

MSC 2023 mengembalikan Indonesia ke puncak. ONIC Esports mengalahkan Blacklist International 4-2 pada Grand Final di Phnom Penh, Kamboja.

Gelar tersebut membuat ONIC menjadi organisasi pertama yang memenangkan MSC dua kali. Hal yang membuat pencapaian ini semakin bernilai adalah kedua gelar tersebut datang dari generasi berbeda.

Trofi 2019 identik dengan era Kage. Empat tahun kemudian, struktur roster, META, dan identitas permainan ONIC sudah berubah. Jadi dua gelar ONIC bukan sekadar satu roster dominan yang mempertahankan momentum selama satu atau dua musim.

Sampai MSC 2026 berakhir, belum ada organisasi lain yang berhasil menyamai dua trofi ONIC.

2024: MSC Masuk Esports World Cup dan Malaysia Cetak Sejarah

MSC 2024 menjadi salah satu titik perubahan terbesar dalam sejarah kompetisi. Turnamen dibawa ke Riyadh dalam rangkaian Esports World Cup dan mulai menampilkan identitas global yang jauh lebih kuat.

Selangor Red Giants kemudian menutup turnamen dengan kemenangan dramatis 4-3 atas Falcons AP.Bren. Gelar tersebut merupakan major internasional MLBB pertama untuk Malaysia.

Secara editorial, kemenangan SRG penting karena menunjukkan bahwa pertumbuhan region di luar Indonesia dan Filipina mulai menghasilkan trofi, bukan cuma peningkatan partisipasi. Ketika sebuah region mulai punya tim yang benar-benar bisa menyelesaikan BO7 di Grand Final, pembicaraannya sudah berubah dari “potensi” menjadi hasil nyata.

2025: Team Liquid PH Membawa Trofi Kembali ke Filipina

Team Liquid PH menjadi juara MSC 2025 setelah mengalahkan juara bertahan Selangor Red Giants OG Esports dengan skor 4-1 di Riyadh. Team Liquid PH juga membawa pulang hadiah utama sebesar USD 1 juta.

Kemenangan tersebut membuat Filipina mengoleksi empat gelar MSC melalui empat organisasi berbeda:

  • Aether Main pada 2018.
  • Execration pada 2021.
  • RSG Philippines pada 2022.
  • Team Liquid PH pada 2025.

Justru variasi organisasinya yang membuat dominasi Filipina terasa berbeda. Mereka tidak bergantung pada satu dynasty, tetapi mampu berulang kali menghasilkan roster juara dari organisasi berbeda.

2026: Team Spirit Mengubah Peta Kekuatan MSC

MSC 2026 akhirnya memberikan hasil yang selama beberapa tahun hanya terlihat sebagai kemungkinan: tim dari luar Asia Tenggara benar-benar menjadi juara major internasional MLBB.

Team Spirit mengalahkan Yangon Galacticos 4-3 pada Grand Final di Paris. Series berlangsung sampai game ketujuh dan Team Spirit membawa pulang hadiah USD 1 juta.

MOONTON mencatat Team Spirit sebagai tim pertama dari luar Asia Tenggara yang memenangkan major internasional resmi MLBB. Itu membuat gelar ini memiliki bobot historis yang jauh lebih besar dibanding sekadar pergantian juara tahunan.

Sebelum turnamen dimulai, jalur menuju MSC 2026 memang sudah menunjukkan bahwa MOONTON semakin serius memperluas representasi region. Esportsku sendiri telah merangkum jadwal, format, dan alokasi MSC 2026 saat turnamen masih menuju fase utama.

Indonesia juga datang dengan ekspektasi besar melalui ONIC. Raja Langit mendapatkan tiket internasional setelah tampil kuat di playoff MPL ID Season 17. Perjalanan mereka menuju EWC sebelumnya dibahas dalam artikel ONIC lolos ke EWC 2026.

Namun, status unggulan dari region besar tidak otomatis menjamin gelar. Semakin banyak region mendapatkan pengalaman internasional, semakin besar pula kemungkinan tim menghadapi draft, tempo, dan kebiasaan gameplay yang berbeda dari kompetisi domestik mereka.

Kemenangan Team Spirit adalah contoh paling ekstrem dari perubahan tersebut. Mereka bukan lagi sekadar wakil region berkembang yang datang untuk mendapatkan pengalaman. Mereka datang dan menyelesaikan turnamen sebagai juara.

ONIC Esports Masih Jadi Tim Tersukses di MSC

Jika tolok ukurnya adalah jumlah gelar per organisasi, ONIC Esports masih menjadi tim tersukses dalam sejarah MSC dengan dua trofi.

  • MSC 2019: ONIC Esports mengalahkan Louvre Esports.
  • MSC 2023: ONIC Esports mengalahkan Blacklist International.

Belum ada organisasi lain yang mampu menjadi juara lebih dari satu kali sampai MSC 2026 selesai.

Namun, dua gelar ONIC juga menunjukkan betapa sulitnya mempertahankan dominasi di level internasional. Jarak empat tahun antara trofi pertama dan kedua berarti organisasi harus melewati perubahan roster, META, sistem kompetisi, sampai munculnya generasi pemain baru sebelum kembali ke puncak.

Filipina Jadi Negara dengan Gelar MSC Terbanyak

Kalau dihitung berdasarkan negara, Filipina masih berada di posisi pertama dengan empat gelar.

Tahun Tim Filipina yang Juara
2018 Aether Main
2021 Execration
2022 RSG Philippines
2025 Team Liquid PH

Indonesia berada di belakang Filipina dengan dua gelar melalui ONIC Esports. Thailand dan Malaysia masing-masing mempunyai satu gelar, sementara Team Spirit menjadi juara pertama dari region EECA pada 2026.

Dominasi Filipina di MSC juga sejalan dengan betapa kuatnya negara tersebut di berbagai turnamen internasional MLBB. Untuk melihat pembanding di turnamen puncak musim, kamu bisa membaca daftar juara M World Championship Mobile Legends.

Belum Ada Tim yang Juara MSC Dua Kali Berturut-turut

Sampai MSC 2026, belum pernah ada organisasi yang berhasil mempertahankan gelar pada dua edisi beruntun.

ONIC memang memiliki dua trofi, tetapi gelarnya datang pada 2019 dan 2023. Selangor Red Giants gagal mempertahankan gelar 2024 setelah kalah dari Team Liquid PH pada 2025. Team Liquid PH kemudian juga tidak menjadi juara pada edisi 2026.

Ini memperlihatkan salah satu karakter MSC: dominasi domestik atau performa hebat satu musim tidak otomatis bisa dibawa begitu saja ke edisi berikutnya. META berubah, roster berubah, lawan bertambah banyak, dan format turnamen internasional memberi ruang jauh lebih kecil untuk melakukan kesalahan.

Apa Bedanya MSC dan M World Championship?

MSC dan M World Championship sama-sama merupakan kompetisi internasional besar Mobile Legends, tetapi posisinya dalam kalender kompetitif berbeda.

MSC dimainkan sebagai turnamen internasional pertengahan musim. Sementara M World Championship atau M Series merupakan kejuaraan dunia yang berada di bagian puncak siklus kompetitif MLBB.

Karena itu, gelar MSC dan M Series sebaiknya tidak dicampurkan ketika membahas rekor masing-masing kompetisi. Sebuah organisasi bisa menjadi juara MSC tanpa pernah memenangkan M Series, begitu juga sebaliknya.

MLBB bahkan mempunyai kompetisi internasional lain dengan jalur berbeda, termasuk kejuaraan berbasis tim nasional. Kalau ingin melihat rekornya, Esportsku juga memiliki daftar juara IESF World Championship Mobile Legends.

MSC Sekarang Tidak Bisa Lagi Dipandang sebagai Turnamen SEA Saja

Secara sejarah, Asia Tenggara masih menjadi pusat kekuatan MSC. Indonesia dan Filipina mempunyai tradisi panjang, Malaysia sudah menghasilkan juara, dan Thailand merupakan negara pertama yang memenangkan kompetisi ini.

Tetapi MSC 2026 membuat satu hal semakin sulit dibantah: gap antarregion mulai mengecil.

Bukan berarti dominasi Asia Tenggara langsung berakhir. Satu gelar Team Spirit belum cukup untuk menyimpulkan bahwa EECA sekarang menjadi region terbaik MLBB. Kesimpulan seperti itu terlalu jauh jika hanya didasarkan pada satu turnamen.

Yang berubah adalah cara lawan-lawan dari region lain harus dipandang. Setelah Team Spirit menjuarai MSC, status “tim luar SEA” tidak lagi cukup untuk menganggap sebuah roster sebagai underdog otomatis.

Dan bagi scene kompetitif MLBB, itu justru perkembangan yang sehat. Turnamen internasional menjadi jauh lebih menarik ketika bracket tidak bisa ditebak hanya dari bendera negara atau reputasi region sebelum pertandingan dimulai.

Ikuti terus Esportsku untuk perkembangan terbaru seputar MSC, MPL, M Series, Esports World Cup, dan scene kompetitif Mobile Legends lainnya.

FAQ Seputar Daftar Juara MSC Mobile Legends

Pertanyaan Jawaban
Siapa juara MSC pertama? IDONOTSLEEP dari Thailand menjadi juara MSC pertama pada 2017 setelah mengalahkan Salty Salad di Jakarta.
Siapa juara MSC 2026? Team Spirit menjadi juara MSC 2026 setelah mengalahkan Yangon Galacticos dengan skor 4-3 pada Grand Final di Paris, Prancis, 1 Agustus 2026.
Tim mana yang paling banyak juara MSC? ONIC Esports menjadi organisasi dengan gelar MSC terbanyak, yaitu dua trofi yang diraih pada 2019 dan 2023.
Negara mana yang paling banyak juara MSC? Filipina menjadi negara dengan gelar MSC terbanyak dengan empat trofi melalui Aether Main, Execration, RSG Philippines, dan Team Liquid PH.
Apakah MSC pernah dibatalkan? Ya. MSC 2020 dibatalkan pada masa pandemi COVID-19 sehingga tidak ada juara untuk edisi tersebut.
Apakah ada tim yang pernah juara MSC dua kali berturut-turut? Belum. Sampai MSC 2026 tidak ada organisasi yang mampu mempertahankan gelar pada dua edisi beruntun.
Apakah Team Spirit tim pertama dari luar Asia Tenggara yang juara MSC? Ya. Team Spirit menjadi tim pertama dari luar Asia Tenggara yang memenangkan major internasional resmi MLBB setelah menjadi juara MSC 2026.
Apa perbedaan MSC dan M World Championship? MSC merupakan turnamen internasional pertengahan musim, sedangkan M World Championship atau M Series berada sebagai kejuaraan dunia pada puncak siklus kompetitif MLBB.
spot_img
Ajie Wicaksono
Ajie Wicaksonohttps://esportsku.com
The Blablablaers. Always smile even while insulting people
Advertisement
Advertisement