Kejutan besar sukses dihadirkan Team Liquid ID (TLID) pada awal MPL Indonesia Season 17 ini. Mereka mengawali musim ini dengan status yang sangat tidak diunggulkan, terutama berkat keputusan manajemen kembali mengandalkan banyak player rookie untuk menemani Aran dan Kevinn (sebelumnya Jo), sempat memunculkan gelombang keraguan di kalangan komunitas dan penggemar esports Tanah Air.

Namun di tengah keraguan tersebut, para player TLID sukses membuktikan kualitasnya. Performa Kyouu, Lyoni, dan Drichel sebagai rookie sangat layak dicungi dua jempol. Namun di balik itu semua, Kevinn mendapat spotlight paling terang di antara performa hebat pemain lainnya berkat penampilan yang begitu eksplosif hingga rekan setim menjulukinya “King Maharaja” yang juga ikut dibenarkan oleh komunitas.
Status underdog yang disematkan kepada TLID langsung dipatahkan dengan cara yang sangat hebat. Mereka berhasil menepis semua pandangan miring dan sebelah mata dengan menyapu bersih kemenangan di Week 1 MPL ID S17, usai menumbangkan NAVI secara dramatis dengan skor 2-1, sebelum tampil begitu meyakinkan kala membungkam EVOS dengan skor 2-0. Performa on-fire Kevinn sukses menjadi motor utama yang membawa TLID tampil sangat dominan di pekan pembuka.
Di balik julukan mentereng yang diberikan oleh fans dan rekan-rekannya, Kevinn memilih untuk tetap membumi, namun tetap lapar akan prestasi. Bagi sang jungler, gelar “King Maharaja” bukanlah sebuah beban yang harus ditanggung, melainkan bahan bakar tambahan untuk terus menjadi lebih baik.

“Seneng sih, cuma nama julukan gitu buat seru-seruan saja. Saat ini yang saya pikirkan bukan tentang julukannya, tapi tentang performanya,” kata Kevinn.
“Hal ini memotivasi, tapi balik lagi, yang saya perhatikan adalah performa kami semua sebagai sebuah tim. Semoga kami bisa konsisten terus sampai playoff dan juara,” tuturnya.
Menariknya, lonjakan performa luar biasa ini seolah hanya datang dari hal sederhana. Ketika ditanya apa yang paling membedakan kondisi TLID di awal musim ini dibandingkan ketika merasakan 12 lose streak pada musim lalu, Kevinn memberikan jawaban yang singkat namun sarat makna: “Yang paling berbeda hanya dari nickname saja. Dari Jo menjadi Kevinn.”
Transformasi identitas dari “Jo” ke “Kevinn” ini seakan sukses menguak potensi terbaiknya, bahkan ia sempat mengaku sebagai “buang sial” ketika diwawancarai media setelah pertandingan, untuk bisa menjadi tumpuan utama TLID meraih prestasi musim ini.
Terlebih, roster TLID di Season 17 ini membawa vibe nostalgia yang sangat kental dengan roster juara mereka di Season 14 lalu—mengandalkan barisan rookie yang dipadukan dengan pilar veteran, menghadirkan gameplay yang tak kenal takut dengan tim manapun. Indikasi ini juga sudah terlihat di Week 1 MPL Indonesia Season 17.
Sebagai pemain “lama” yang kini membimbing para rookie bersama Aran, Kevinn memiliki keyakinan penuh bahwa sejarah emas itu bisa terulang kembali.
“Bisa, dan sangat percaya diri. Amin ya, semoga bisa juara lagi dan bisa terus konsisten untuk menjadi lebih baik lagi hasilnya, bahkan untuk di (turnamen) internasional,” ujar sang “King Maharaja”.

Di sisi lain, kesuksesan ini juga bukan sebuah kebetulan. Hal ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa staf pelatih dan manajemen TLID punya peran penting dalam mendidik dan melahirkan banyak pemain baru berkualitas di panggung MPL ID. Soal ini, Kevinn pun memberikan sedikit bocoran tentang apa yang dilakukan tim pelatih dan manajemen kepada mereka.
“Menurut saya, coach sama manajemen TLID itu support-nya kerasa banget. Kami diarahkan dari gameplay sampai mental. Jadi player-player baru tidak akan kaget saat berada di panggung besar MPL,” ujar Kevinn.
Lebih jauh lagi, Season 17 seolah memiliki nilai magis tersendiri bagi Team Liquid ID. Tahun ini bertepatan dengan Tahun Kuda dalam penanggalan astrologi Tiongkok, sebuah simbol yang secara sempurna identik dengan maskot kebanggaan Team Liquid. Banyak pihak yang menganggap hal ini sebagai “Tanda Alam” bahwa TLID akan kembali merajai skena kompetitif esports.
Merespons terkait “Tahun Kuda” tersebut, Kevinn hanya mengaminkannya dengan penuh harap. “Aminnn, semoga saja tahun ini milik Team Liquid ID di (kancah) internasional maupun nasional.”
Menjelang kerasnya persaingan di Week 2 dan seterusnya, Kevinn mengirimkan pesan khusus kepada para pendukung setia TLID. Ia mengajak seluruh fans untuk terus mengawal perjalanan mereka menuju puncak.

“Buat para fans, thank you ya yang sudah mendukung Team Liquid. Calvary the best! See you di Week 2 dan seterusnya. Walaupun kami belum sampai di ujung perjuangan, mari kita sama-sama lakuin yang terbaik sampai titik tertinggi panggung ini. Kita berjuang sama-sama ya, LET’S GO LIQUID!” tutupnya.
Dengan performa memukau yang telah sukses membungkam keraguan di pekan pertama, mentalitas juara yang matang, serta dukungan semesta di Tahun Kuda, era baru Sang “King Maharaja” bersama Team Liquid ID di MPL ID Season 17 baru saja dimulai dan sangat menarik untuk terus dipantau.









