Ini Kode SWIFT BSI Terbaru

Kalian pernah transfer untuk bank yang bereda? Umumnya mereka punya kode bank tujuan yang sudah diatur Bank Indonesia.

Lalu kalian juga sudah tahu kode BSI dan kode swiftnya? Jika belum, maka kalian dapat menemukannya disini, Gaes.

BSI

BSI singkatan dari Bank Syariah Indonesia. BSI ini hasil penggabungan atau merger antara 3 bank syariah yang sebelumnya telah beroperasi cukup lama di Indonesia. Mereka adalah Bank Mandiri Syariah, Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah), dan juga Bank Negara Indonesia Syariah (BNI Syariah).

Merger ketiga bank ini dari 1 Februari 2021 dan selesai pada 1 November 2021. Perencanaannya sendiri telah dilakukan sejak tahun 2020. Tujuan dari penggabungan 3 bank syariah BUMN ini untuk memudahkan pengembangannya.

Selama proses merger tersebut, nasabah atau pemilik rekening Mandiri, BRI, dan BNI Syariah disarankan melakukan migrasi. Kalau sudah migrasi, nasabah akan memperoleh buku tabungan, kartu debit, dan akun mobile banking yang baru.

Bank syariah sendiri adalah perbankan yang memakai aturan hukum Islam atau syariah dalam menjalankan kegiatan usahanya. Cara kerja dan layanan bank syariah tidak ada perbedaan dengan bank konvensional. Yang beda hanya aturan yang dipakai.

Kode Bank BSI untuk Transfer

Setiap bank punya kode masing-masing yang bersifat unik. Kode ini identitas suatu bank sehingga tidak mungkin sama antara satu bank dengan bank lainnya. Kode bank terdiri dari 3 digit angka.

Biasanya, kode bank ini dipakai saat seseorang akan melakukan transfer dana antar bank. Baik lewat mesin ATM, internet banking, mobile banking, dan SMS banking.

Oleh sebab itu, kode bank wajib diketahui oleh setiap orang yang akan transfer antar bank.

Untuk kode bank BSI, kodenya 451. Tetapi kode ini tidak berlaku untuk semua nasabah mengingat BSI merupakan hasil merger dari 3 bank berbeda.

Kode bank 451 berlaku untuk nasabah BSI ex pemegang rekening Bank Syariah Mandiri. Kode ini juga bisa dipakai untuk ex nasabah BRI dan BNI Syariah yang telah melakukan migrasi rekening ke BSI.

Sedangkan untuk nasabah BSI yang masih memakai nomor rekening lama, baik dari BNI Syariah ataupun BRI Syariah masih bisa memakai kode bank yang lama.

Nasabah Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS) yang belum migrasi rekening ke BSI masih memakai kode 427. Seperti kode BRIS sebelum merger menjadi BSI.

Hal yang sama juga berlaku untuk para nasabah Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS) yang belum bermigrasi atau pindah ke rekening BSI. Kode yang digunakan yaitu kode bank untuk BNIS sebelum merger dengan BSI, yaitu 422.

Agar kalian tidak salah transfer, ada baiknya tanyakan secara langsung kepada penerima transfer, apakah telah melakukan migrasi ke BSI atau belum.

Kalau penerima transfer tersebut sudah bermigrasi ke BSI, kalian dapat langsung memakai kode BSI, yaitu 451. Jika belum bermigrasi, maka kalian harus memakai kode bank yang lama.

Kode SWIFT CODE BSI Terbaru

Selesai tahu kode bank BSI, sekarang waktunya memahami kode SWIFT BSI terbaru.

Kode SWIFT sendiri adalah format kode standar untuk mengidentifikasi bank atau biasa dikenal sebagai Bank Code Identifier (BIC). Kode ini dipakai untuk mengenali bank tertentu. Sifatnya unik, sama sebagaimana kode bank yang diterangkan sebelumnya.

SWIFT omo singkatan dari Society for Worldwide Interbank Finansial Telecommunication. Badan inilah yang mengurus pendaftaran kode-kode SWIFT semua bank di seluruh dunia.

Apabila kode bank digunakan untuk transfer antar bank di dalam negeri atau di Indonesia, kode SWIFT ini digunakan saat akan transfer dana antar negara. Umumnya di[akai oleh orang-orang yang bekerja di luar negeri dan akan mengirimkan uang ke Indonesia.

Format kode SWIFT tersusun atas 8 atau 11 karakter. Kode SWIFT yang tersusun atas 8 digit merujuk ke kantor utama suatu bank.

Sementara kode SWIFT yang terdiri dari 11 digit merujuk ke kantor cabang suatu bank. Format kode SWIFT adalah AAAABBCCDDD.

AAAA merupakan 4 karakter yang menjadi kode bank. Kode ini terdiri dari huruf saja.

BB ini dua huruf yang menjadi kode negara dari aturan ISO 3166-1 alpha-2

CC adalah Kode lokasi yang tersusun atas kode dan angka. Khusus untuk peserta pasif akan memperoleh kode 1 di karakter kedua.

DDD ini 3 karakter terakhir untuk mengidentifikasi kantor cabang bank. Biasanya terdiri atas angka dan huruf

Untuk bank BSI sendiri punya kode SWIFT BSMDIDJA. Kode SWIFT atau BIC tersebut berlaku untuk kantor pusat BSI yang dimiliki oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Sampai sekarang ini, pihak BSI sendiri belum merilis kode SWIFT untuk kantor-kantor cabangnya.

Karenanya, ketika kalian akan mentransfer uang dari luar negeri ke rekening BSI, kode SWIFT yang harus dipakai adalah BSMDIDJA.

Transfer ke Bank BSI

Untuk cara transfer uang memakai mesin ATM secara umum, masing-masing bank mungkin punya konfigurasi mesin ATM yang berbeda. Berikut detailnya.

Transfer ke BSI atau Ex Mandiri Syariah

Cara pertama ini bisa kamu praktikkan untuk transfer ke rekening BSI (ex BNIS dan BRIS yang sudah migrasi) atau ex Bank Syariah Mandiri. Ada pun kode bank yang dipakai 451.

Untuk transfer, kalian bisa kunjungi gerai ATM yang paling dekat dengan posisi kalian sekarang ini.

Masukkan kartu debit atau kartu ATM kalian.  Sesudah kartu dimasukkan ke mesin dan diproses, kalian akan diminta untuk memilih bahasa. Pilih bahasa Indonesia saja. Atau kalian bisa memilih bahasa Inggris.

Setelahnya, masukkan PIN yang berupa 6 digit angka. Teruskan dengan memilih menu Transaksi Lainnya, dan klik opsi Transfer.

Sebab disini akan mentransfer ke BSI, maka pilih Transfer ke Bank Lainnya.

Kalian akan diminta untuk memasukkan kode bank diikuti dengan nomor rekening. Masukkan kode 451diikuti dengan nomor rekening. Tap pada pilihan Benar.

Berikutnya, masukkan nominal uang yang akan ditransfer. Tap Benar. Layar di mesin ATM akan menampilkan informasi tentang nama penerima, nomor rekening, dan juga jumlah uang yang akan ditransfer. Pastikan seluruh data yang ditunjukkan tersebut benar. Kalau sudah, klik opsi Ya.

Tunggu sebentar untuk memproses transaksi pengiriman uang. Kalau sudah sukses, umumnya mesin ATM akan mengeluarkan bukti transfer. Simpan sebagai bukti transaksi yang sah.

Apabila tampil opsi untuk melakukan transaksi lainnya, klik Tidak. Kartu debit kalian akan dikeluarkan dari mesin ATM. Ambil kartu tersebut dan kalian dapat meninggalkan gerai ATM.

Transfer ke BSI Ex BNI Syariah

Ini cara transfer ke rekening ex BNI Syariah yang belum bermigrasi ke BSI. Yang membedakan hanya di kode bank yang harus dimasukkan.

Ingat, siapkan dulu kartu debit yang masih aktif dan dapat dipakai, kartu ada saldo yang cukup untuk transfer, dan juga nomor rekening ex BNI Syariah yang akan menjadi tujuan transfer.

Jika kalian telah menyiapkan semua hal yang sudah disebutkan di atas, sekarang pergi ke mesin ATM terdekat.

Di ATM, pastikan mesin tersebut bekerja dengan baik dan tidak eror. Masukkan kartu debit ke mesin dengan posisi yang benar, yaitu chip menghadap bagian atas dan dimasukkan dulu.

Tunggu sesaat sebab mesin ATM mungkin saja butuh beberapa detik untuk memproses kartu yang kalian masukkan.

Kalau layar menampilkan opsi bahasa, kalian bisa memilih bahasa Indonesia atau English. Pilih saja bahasa yang paling mudah.

Selanjutnya, kalian akan melihat beberapa menu utama. Kalau ada menu transfer, klik menu tersebut. Kalau tidak ada, maka pilih Transaksi Lainnya dan pilih Transfer.

Jika sudah, tap opsi Transfer ke Bank Lain. Nanti kalian akan langsung diminta untuk memasukkan nomor rekening tujuan yang di awal ada kode bank. Kode yang harus dimasukkan untuk ex BNI Syariah yaitu 422.

Masukkan nomor rekening tujuan di belakang kode bank 422. Cek kembali nomor rekening tersebut lalu tap opsi Benar.

Pada laman berikutnya, kalian akan diminta untuk memasukkan jumlah uang yang akan ditransfer. Tap Benar lagi selesai memasukkan nominal uang.

Sekarang periksa informasi transfer yang diperlihatkan oleh layar di mesin ATM. Disana terdapat beberapa informasi misal nama pemilik rekening dan nominal yang akan dikirimkan.

Kalau semua sudah benar, tap tombol Ya. Maka, transaksi transfer akan segera diproses.

Jika proses transfer selesai, sebagian mesin ATM akan langsung mengeluarkan struk bukti transfer. Sebagian lainnya memberi tawaran kepada pengguna mesin untuk mencetak atau tidak.

Kalau sudah selesai, kalian dapat mengakhiri transaksi dan mengambil kembali kartu debit dari mesin ATM.

Transfer ke BSI Ex BRI Syariah

Ini untuk transfer ke rekening BSI ex BRI Syariah yang belum sempat migrasi ke rekening BSI yang baru. Karenanya, kode bank yang dipakai di sini yaitu 427, bukan 451.

Sebagaimana cara sebelumnya, langkah pertama pergi gerai ATM terdekat. Kalian dapat memakai mesin ATM yang sesuai dengan bank atau memakai ATM bank lain yang ada logo ATM Bersama.

Di ATM, masukkan kartu debit dan kalian wajib memilih bahasa. Ada dua opsi yang umum, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Selanjutnya, langsung saja klik Transaksi Lainnya dan klik Transfer. Tap opsi Transfer ke Bank Lainnya sebab disini kalian akan transfer ke rekening BSI (ex BRIS).

Lanjutkan dengan memasukkan kode bank (427) diikuti dengan beberapa digit rekening BRIS penerima transfer tersebut. Pastikan kalian memasukkan rekening yang benar dan tap opsi Benar.

Kini kalian dapat memasukkan nominal uang yang akan ditransfer. Tap lagi opsi Benar.

ATM akan menunjukkan informasi transfer yang dapat kalian cek lagi untuk memastikan kebenarannya. Kalau sudah benar mulai dari nomor rekening, nama penerima, dan jumlah yang akan ditransfer, tap opsi Ya.

Proses transfer akan diproses. Kalau suskes, di layar akan tampil keterangan bahwa transaksi berhasil. Beberapa mesin ATM juga akan mencetak bukti transfer secara otomatis.

Tap opsi Tidak saat ada pertanyaan “Apakah Anda ingin melakukan transaksi lainnya?”. Kartu akan dikeluarkan dari mesin ATM dan kalian dapat langsung mengambilnya.

Di samping transfer dengan mesin ATM seperti di atas, kalian pun dapat transfer lebih mudah memakai mobile banking.

Dengan aplikasi mobile banking, kalian tidak harus mengetahui kode bank karena cukup memilih bank tujuan di list yang tersedia.

Adakah Biaya Admin Transfer ke BSI?

Ada. Saat kalian transfer ke bank lain, sebagian besar bank akan meminta biaya admin. Besarannya pun tidak sama, tapi yang paling umum Rp 6.500 per transfer.

Beberapa bank, khususnya bank digital membebaskan biaya transfer antar bank dengan beberapa syarat dan ketentuan. Contohnya jumlah saldo yang ada di rekening minimal Rp 1.000.000 selama sebulan terakhir.

Semoga bermanfaat, Gaes!

 

 

 

Terimakasih Sudah Membaca di Esportsku

Latest news

Related news