

JAKARTA, INDONESIA, 7 Januari 2026 — Panggung telah siap untuk Swiss Stage M7 World Championship (M7)! Boostgate Esports (BGT) dan Team Zone (Z1) berhasil mengamankan dua slot dari Wild Card Stage, melengkapi daftar 16 tim yang akan bersaing memperebutkan total hadiah USD 1.000.000 mulai 10 Januari di Jakarta. Turnamen ini dibuka dengan catatan bersejarah, di mana Wild Card Stage menjadi yang paling banyak ditonton dalam sejarah M Series, dengan 447.251 Peak Concurrent Viewers (PCV) menurut Esports Charts. Diproyeksikan sebagai M Series terbesar sepanjang masa, M7 membawa tim-tim terbaik dunia kembali ke Indonesia—tanah kelahiran esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)—di bawah slogan “Let the World See Us.” Diselenggarakan oleh perusahaan gim internasional MOONTON Games, turnamen ini bertujuan untuk memperkuat peran Indonesia sebagai pusat esports terkemuka sekaligus menampilkan kekayaan budayanya di panggung global.
Para Pejuang Wild Card siap bertempur
Digelar di XO Hall, Jakarta, BGT dan Z1 berhasil mengungguli delapan kontestan Wild Card lainnya untuk merebut dua tiket terakhir menuju Swiss Stage M7. Kedua tim ini berhak tampil di turnamen puncak dari gim mobile esports terpopuler tahun 2024.
Melakoni debut internasional mereka, BGT mencerminkan semangat kuda hitam di Final Wild Card, dengan mencetak kejutan besar dengan mengalahkan Virtus Pro yang sebelumnya tak terkalahkan dalam laga menegangkan 3-2. Saat pertandingan semakin memanas, penonton memberikan dukungan penuh kepada para pendatang baru ini, mengubah seluruh arena menjadi lautan sorakan. Kemenangan tersebut mengukuhkan perjalanan bak dongeng (Cinderella run) BGT dan membuktikan bahwa dalam esports MLBB, tidak ada hierarki yang bersifat permanen. Susunan pemain BGT terdiri dari Egemen “Eksi” Önem (EXP Laner), Emre Emin “Wackter” Yılmaz (Roamer), Halil İbrahim “Identity” Kırık (Mid Laner), Mehmed Akif “Kazue” Öztürk (Jungler), Necdet Efe “Rx” Arslan (Gold Laner), dan Samet “Ruler” Saduç (Substitute).
Bergabung bersama mereka adalah Z1, yang tampil impresif sepanjang Wild Card Stage dan mengamankan kemenangan sengit 3-2 atas Guangzhou Gaming (GZG) di partai final. Sebagai tim termuda di M7, Z1 membuktikan diri sebagai skuad mandiri yang membangun jalan menuju kejayaan internasional tanpa dukungan institusional. Mereka memulai perjalanan dengan kejutan besar atas raksasa dari negara asal mereka, The MongolZ, serta menjalani bootcamp di Malaysia sebagai persiapan menuju M7. Z1 menorehkan pencapaian luar biasa dengan tak terkalahkan di seluruh pertandingan Wild Card. Partai final sendiri menjadi laga yang mendebarkan, ketika Z1 melakukan reverse sweep spektakuler setelah tertinggal 0-2, lalu bangkit dengan tiga kemenangan beruntun dalam pertarungan yang membuat penonton terpaku. Daftar pemain Z1 terdiri dari Bagabandi “Zxaura” Tegshjargal (Jungler), Enkhbat “AIZN” Munkhharaa (Substitute), Erdenebileg “Kei” Erdensuren (Gold Laner), Erkhembayar “Bankai” Batkhuu (EXP Laner), Saikhanbileg “Bright” Oyunbumchin (Roamer), Temuulen “Mura” Bavuugarid (Substitute), dan Zolboo “Kenni” Tsogtbaatar (Mid Laner).

M7 Wild Card telah muncul sebagai yang paling populer dalam sejarah M Series, menurut Esports Charts. Dengan mencatatkan 447.251 Peak Concurrent Viewers (PCV), M7 melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh M6 dan M5 Wild Card, yang masing-masing meraih 344.871 PCV dan 271.822 PCV. M7 juga mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah M Series Wild Card dengan 165.329 Average Concurrent Viewers (ACV) dan 4.614.31 jam ditonton (Hours Watched/HW). Awal yang memecahkan rekor ini menegaskan semakin meningkatnya popularitas MLBB Esports.
Tiger Xu, Global Head of MLBB Esports di MOONTON Games, mengatakan:
“Selamat kepada Team Zone dan Boostgate Esports atas performa luar biasa mereka di Wild Card! Pencapaian ini mencerminkan kedalaman persaingan dan talenta yang terus bermunculan di seluruh ekosistem global MLBB Esports kami. Pertumbuhan jumlah penonton Wild Card yang kami saksikan juga menjadi sinyal meluasnya pengaruh ekosistem kami serta meningkatnya permintaan terhadap turnamen esports mobile. Sangatlah tepat bahwa pencapaian ini diraih di Indonesia, rumah bagi para penggemar kami yang paling penuh semangat. Dengan M7 yang siap menjadi M Series terbesar sejauh ini, kami antusias untuk menampilkan pertumbuhan MLBB Esports dan mempertemukan para penggemar dari seluruh dunia.”
Artyom Odintsov, Co-Founder dan CEO Esports Charts, menambahkan:
“Wild Card Stage M7 menghadirkan jumlah penonton yang memecahkan rekor, menjadikannya Wild Card Stage paling sukses sejak pertama kali diperkenalkan dalam turnamen M Series. Hours Watched tumbuh lebih dari 30% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara Peak Viewers meningkat sekitar 29,5%. Keterlibatan penonton yang kuat pada tahap awal ini tidak hanya menyoroti jangkauan global gim yang terus berkembang, tetapi juga meningkatnya minat dari audiens Asia Tenggara—khususnya di Indonesia dan Filipina—serta pertumbuhan jumlah penonton internasional, yang mencerminkan ekosistem esports MLBB yang semakin terhubung dan kompetitif.”
M7 Swiss Stage: Di mana setiap pertandingan berarti

Mulai 10 Januari, 16 tim akan memasuki lima ronde kompetisi Swiss Stage yang penuh intensitas di Indonesia, kandang dari MLBB Esports. Dengan margin kesalahan yang sangat tipis, delapan tim yang berhasil mengamankan tiga kemenangan pertandingan akan melaju ke Knockout Stage, sementara tim lainnya harus mengakhiri perjalanan mereka di M7. Persaingan dipenuhi oleh kekuatan regional dan tim-tim dengan rekam jejak juara. Swiss Stage akan dibuka dengan rivalitas sengit antarnegara yang eksplosif dan akan menjadi penentu ritme sepanjang turnamen.
Juara bertahan MLBB Professional League (MPL) Filipina Season 15 dan 16, serta pemegang gelar MSC di EWC 25, Team Liquid Philippines (TLPH) memasuki M7 dengan misi mengejar Golden Road—sebuah pencapaian bersejarah untuk meraih seluruh gelar utama MLBB dalam satu tahun kalender, prestasi yang belum pernah dicapai oleh tim mana pun. Dengan tiga gelar yang telah diraih, TLPH kini harus menaklukkan M7 untuk melanjutkan perburuan sapu bersih bersejarah tersebut. Menghadang langkah pertama mereka adalah Aurora Gaming PH (RORA), runner-up Filipina yang haus akan penebusan.
Malaysia menghadirkan drama bertaruhan tinggi tersendiri ketika Selangor Red Giants (SRG), juara empat kali MPL Malaysia, berhadapan dengan CG Esports (CG) dalam duel yang mempertemukan rival domestik di panggung internasional. Kedua tim lolos melalui jalur kompetisi Malaysia, dan pemahaman mendalam mereka terhadap gaya bermain satu sama lain menjanjikan pertarungan taktik layaknya permainan catur yang bisa ditentukan oleh satu momen krusial.
Datang langsung dari tekanan Wild Card Stage, BGT dan Z1 tiba dengan kondisi matang tempur dan penuh ancaman. Z1 akan membuka laga melawan Yangon Galacticos (YG) dari Myanmar, sementara BGT harus menghadapi juara MPL Indonesia Season 16, ONIC Esports (ONIC). Dengan momentum di pihak mereka dan segalanya untuk dibuktikan, kedua lulusan Wild Card ini siap menantang kekuatan mapan saat perebutan supremasi MLBB semakin memanas.
Indonesia di jantung esports global

M7 menandai kembalinya M Series ke Indonesia untuk pertama kalinya sejak M4 pada 2023, sekaligus menempatkan Indonesia di pusat panggung esports global. Dalam Konferensi Pers M7, MOONTON Games memperkenalkan Upacara Pembukaan M7, yang menjadi yang pertama dalam sejarah M Series. Dijadwalkan berlangsung pada 9 Januari, Upacara Pembukaan M7 akan mengubah Jakarta menjadi perayaan esports yang hidup melalui sebuah spektakel berskala kota, mencerminkan kemegahan ajang olahraga internasional. Upacara akbar ini akan merayakan MLBB melalui kekayaan budaya Indonesia dalam sebuah kisah sinematik, di mana tradisi bertemu dengan esports modern. Penonton akan diajak menyusuri landmark ikonik kota sambil merasakan semangat dan sejarah bangsa yang dihidupkan melalui musik, pertunjukan, serta penceritaan visual yang imersif.
Keseruan berlanjut dengan M7 Carnival, sebuah festival selama tiga hari yang dirancang untuk mengubah Jakarta menjadi pusat perayaan gim dan esports. Berlangsung pada 23–25 Januari, pengunjung dapat menjelajahi berbagai zona interaktif, menikmati pertunjukan, serta mengikuti sesi meet-and-greet eksklusif bersama tim MPL Indonesia dan para content creator populer. Penggemar juga berkesempatan memenangkan lebih dari 15.000 hadiah, termasuk merchandise M7 edisi terbatas, skin in-game eksklusif, dan berbagai hadiah dari mitra. Dapatkan tiketmu dan jadilah bagian dari kemeriahannya: https://id-mpl.com/m7?q=carnival.
MLBB merupakan salah satu gim mobile Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) paling populer di dunia dengan lebih dari 1,5 miliar instalasi dan 110 juta Monthly Active Users (MAU). M6 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, tercatat sebagai M Series paling banyak ditonton dengan lebih dari 85 juta Hours Watched (HW) menurut Esports Charts. Momentum tersebut berlanjut pada 2025, ketika MLBB menjadi judul paling banyak ditonton dalam sejarah EWC, dengan lebih dari 50 juta HW. MSC at EWC 25 juga menjadi turnamen pertama dalam ajang multi-title terbesar di dunia yang berhasil melampaui 3 juta Peak Concurrent Viewers (PCV), menurut Esports Charts.









