spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Berandaapex legendsDaftar Juara EWC 2026 Semua Game dan Klasemen Club...

Daftar Juara EWC 2026 Semua Game dan Klasemen Club Championship

Daftar juara EWC 2026 semakin lengkap setelah Esports World Cup memasuki pekan ketujuh sekaligus pekan terakhir kompetisi. Hingga berakhirnya Week 6 pada 16 Agustus 2026, sebanyak 21 dari total 25 turnamen sudah menghasilkan juara, menyisakan CrossFire, Trackmania, Fortnite, dan Counter-Strike 2 sebagai empat gelar terakhir yang masih diperebutkan.

Esports World Cup 2026 berlangsung di Paris, Prancis, dari 6 Juli sampai 23 Agustus 2026. Ini menjadi edisi pertama EWC yang digelar di luar Riyadh setelah dua penyelenggaraan sebelumnya berlangsung di Arab Saudi. Total 24 game dipertandingkan melalui 25 kompetisi, karena Mobile Legends: Bang Bang mempunyai dua turnamen berbeda melalui Mid Season Cup (MSC) dan MLBB Women’s Invitational (MWI).

Skala EWC kali ini juga sulit dibandingkan dengan turnamen esports satu game biasa. Selain masing-masing cabang mempunyai juara sendiri, organisasi yang berlaga juga mengumpulkan poin untuk Club Championship. Jadi sebuah klub masih bisa mengejar gelar keseluruhan meskipun tidak mendominasi satu game saja, selama roster mereka konsisten mendapatkan hasil tinggi di beberapa cabang.

Berikut daftar juara EWC 2026 semua game hingga 17 Agustus 2026, sekaligus klasemen sementara Club Championship sebelum seluruh gelar di Week 7 ditentukan.

Daftar Juara EWC 2026 dari Semua Game

Untuk mempermudah pembacaan, daftar berikut dikelompokkan berdasarkan pekan ketika juara masing-masing turnamen ditentukan. Beberapa kompetisi memang berlangsung melewati satu pekan, jadi tanggal mulai turnamen tidak selalu sama dengan pekan saat trofinya akhirnya diangkat.

Periode Game / Turnamen Juara
Week 1 VALORANT 100 Thieves
Week 1 Fatal Fury: City of the Wolves Natus Vincere – DarkAngel
Week 1 Apex Legends UNLIMIT
Week 2 Mobile Legends: Bang Bang – MWI Team Vitality
Week 2 Free Fire LYON
Week 2 League of Legends Dplus KIA
Week 2 Dota 2 PVISION
Week 3 PUBG: BATTLEGROUNDS Virtus.pro
Week 3 Teamfight Tactics Team Vision
Week 3 EA SPORTS FC 26 RvPLegend – HYPERSPIRIT
Week 4 Mobile Legends: Bang Bang – MSC Team Spirit
Week 4 Street Fighter 6 Craime – Team Falcons
Week 4 Overwatch 2 ZETA DIVISION
Week 4 Call of Duty: Warzone G2 Esports
Week 5 Honor of Kings World Cup Kuaishou Gaming (KSG)
Week 5 Call of Duty: Black Ops 7 OpTic Gaming
Week 5 Tekken 8 Zubair – AG.AL
Week 6 Rainbow Six Siege FaZe Clan
Week 6 PUBG Mobile S2G Esports
Week 6 Chess Magnus Carlsen – Team Liquid
Week 6 Rocket League Team Falcons
Week 7 CrossFire TBD
Week 7 Trackmania TBD
Week 7 Fortnite TBD
Week 7 Counter-Strike 2 TBD

Week 1: 100 Thieves Buka Daftar Juara EWC 2026

Pekan pertama langsung menunjukkan kenapa EWC sulit dibaca seperti turnamen game tunggal. Tiga gelar pertama datang dari tiga ekosistem yang nyaris tidak punya kemiripan gameplay.

100 Thieves menutup VALORANT sebagai juara setelah menaklukkan NRG. Di Apex Legends, UNLIMIT keluar sebagai pemenang, sementara DarkAngel membawa nama Natus Vincere ke podium tertinggi Fatal Fury: City of the Wolves.

Hasil awal seperti ini memang memberikan Club Championship point, tetapi terlalu cepat menyebut satu organisasi sebagai favorit keseluruhan hanya berdasarkan satu gelar. Format EWC justru menghukum organisasi yang hanya mempunyai satu roster kuat tetapi gagal menghasilkan poin di cabang lain.

Week 2: Team Vitality, LYON, Dplus KIA, dan PVISION Juara

Empat turnamen selesai pada pekan kedua. Team Vitality mempertahankan kekuatan mereka di MLBB Women’s Invitational, sedangkan LYON mencetak sejarah di Free Fire.

Jalur menuju EWC Free Fire sendiri sudah cukup panjang. Tim-tim Asia Tenggara harus melewati kompetisi regional seperti FFWS SEA sebelum sampai ke Paris. Esportsku sebelumnya membahas bagaimana FFWS SEA 2026 menjadi salah satu jalur menuju Esports World Cup.

Di sisi PC, Dplus KIA mengambil trofi League of Legends, sementara PVISION menutup perjalanan panjang Dota 2 sebagai juara.

Justru dari sini karakter EWC mulai terlihat. Menjadi organisasi besar tidak cukup jika seluruh performa terkonsentrasi pada satu divisi. Poin Club Championship mulai tersebar ke banyak nama dan membuat perebutan posisi pertama sulit diprediksi hanya dari jumlah trofi.

Week 3: Virtus.pro Menang PUBG, RvPLegend Cetak Sejarah di FC 26

Virtus.pro menjadi juara PUBG: BATTLEGROUNDS setelah tampil konsisten di fase final. Team Vision kemudian menguasai Teamfight Tactics, sedangkan Răzvan “RvPLegend” Puiu membawa HYPERSPIRIT menjadi juara FC Pro World Championship untuk EA SPORTS FC 26.

Format individual seperti EA SPORTS FC juga menunjukkan salah satu sisi unik Club Championship. Pemain bertanding sendiri di dalam game, tetapi hasil mereka tetap bisa memberikan poin kepada organisasi yang mereka wakili.

Artinya, kedalaman sebuah klub di EWC tidak selalu datang dari memiliki banyak roster lima pemain. Satu pemain fighting game, chess, atau sports simulation yang mampu menjadi juara bisa memberikan impact sama pentingnya terhadap perebutan poin.

Week 4: Team Spirit Bikin Sejarah di MSC 2026

Untuk pembaca Mobile Legends, salah satu hasil terbesar EWC 2026 datang dari Week 4. Team Spirit berhasil menjadi juara MSC 2026 setelah mengalahkan Yangon Galacticos dalam Grand Final.

Kemenangan tersebut terasa lebih besar daripada sekadar satu trofi baru karena Team Spirit berasal dari EECA. MSC yang selama bertahun-tahun didominasi Asia Tenggara akhirnya menghasilkan juara dari luar kawasan tersebut.

Perubahan ini sebenarnya sudah mulai terlihat dari cara MOONTON memperluas kompetisi. Esportsku sebelumnya membahas bagaimana MLBB memperluas jangkauan globalnya di EWC 2026 serta format baru MSC dan MWI 2026 yang membuka jalur lebih besar bagi region berkembang.

Indonesia sebenarnya datang dengan harapan besar. ONIC mengamankan tiket internasional setelah tampil dominan di MPL Indonesia Season 17, seperti yang dibahas Esportsku ketika ONIC memastikan tempat di EWC 2026.

Namun status kuat di liga domestik tetap tidak menjamin gelar internasional. EWC mempertemukan tim dengan draft, tempo, dan kebiasaan bermain berbeda, dan Team Spirit berhasil memanfaatkan panggung tersebut lebih baik.

Week 4 juga menghasilkan tiga juara lain. Craime dari Team Falcons merebut Street Fighter 6, ZETA DIVISION menjadi juara Overwatch 2, dan G2 Esports mengamankan gelar Call of Duty: Warzone.

Week 5: KSG, OpTic Gaming, dan Zubair Tambah Daftar Juara

Kuaishou Gaming atau KSG keluar sebagai juara Honor of Kings World Cup. Gelar ini memperlihatkan lagi kuatnya fondasi kompetitif China di Honor of Kings, terutama ketika roster dari KPL masuk ke turnamen internasional.

Honor of Kings sendiri sudah menjadi bagian EWC sejak fase awal ekspansi globalnya. Esportsku pernah membahas perjalanan Honor of Kings dari EWC menuju kompetisi internasional lainnya sejak edisi 2024.

OpTic Gaming kemudian mengamankan Call of Duty: Black Ops 7, sedangkan Zubair membawa poin maksimal untuk AG.AL setelah menjadi juara Tekken 8.

Di titik ini, AG.AL mulai menjadi salah satu ancaman serius di Club Championship. Bukan hanya karena mempunyai satu roster juara, tetapi karena organisasi tersebut berulang kali menempatkan wakil mereka di posisi yang menghasilkan poin.

Week 6: Team Falcons Ambil Momentum Jelang Pekan Terakhir

Week 6 menjadi sangat penting untuk perebutan Club Championship karena Team Falcons akhirnya masuk ke pekan terakhir dengan posisi teratas.

FaZe Clan menjadi juara Rainbow Six Siege, S2G Esports memenangkan PUBG Mobile, Magnus Carlsen membawa kemenangan Chess untuk Team Liquid, sementara Team Falcons menambah gelar melalui Rocket League.

Bagi Falcons, trophy Rocket League datang di saat yang tepat. Sebelumnya mereka sudah memperoleh kontribusi besar dari Craime di Street Fighter 6. Kombinasi hasil dari beberapa genre berbeda membuat mereka mampu mengumpulkan poin tanpa bergantung pada satu ekosistem esports saja.

Itulah inti Club Championship. Tim terbaik EWC secara organisasi belum tentu klub yang paling dominan di satu game, tetapi yang mampu membangun portfolio kompetitif cukup luas untuk terus menghasilkan poin sepanjang tujuh pekan.

Daftar Game EWC 2026 yang Belum Memiliki Juara

Per 17 Agustus 2026, empat gelar masih tersisa:

  • CrossFire
  • Trackmania
  • Fortnite
  • Counter-Strike 2

Artinya, posisi Club Championship masih belum aman. Satu gelar memberikan 1.000 Club Championship points, sehingga jarak beberapa ratus poin di papan atas masih bisa berubah sangat cepat.

Counter-Strike 2 khususnya menjadi menarik karena sejumlah organisasi yang sudah mempunyai poin juga mempunyai roster kompetitif di sana. Jika salah satu klub papan atas kembali mencapai posisi tinggi, hasil satu turnamen terakhir bisa mempunyai dampak langsung terhadap klasemen akhir.

Klasemen EWC 2026 Club Championship

Berikut klasemen sementara Club Championship setelah berakhirnya Week 6. Team Falcons berada di posisi pertama dengan 4.400 poin, tetapi AG.AL hanya tertinggal 300 poin.

Rank Tim CC Point Gold Silver Bronze
1 Team Falcons 4.400 2 0 1
2 AG.AL 4.100 1 3 1
3 Natus Vincere 2.450 1 1 1
4 Team Vitality 2.400 1 0 0
5 Virtus.pro 2.200 1 1 0
6 Twisted Minds 1.900 0 1 0
7 Team Vision 1.750 1 1 0
8 T1 1.700 0 1 1
9 Aurora Gaming 1.650 0 1 1
10 100 Thieves 1.500 1 0 1
11 ZETA DIVISION 1.500 1 0 0
12 Nongshim RedForce 1.250 0 1 1
13 Team Liquid 1.200 1 0 0
14 Team Spirit 1.200 1 0 0
15 FaZe Clan 1.200 1 0 0
16 Weibo Gaming 1.100 0 0 0
17 Karmine Corp 1.050 0 1 0
18 REJECT 1.000 0 0 1
19 Team Heretics 950 0 1 0
20 Kiwoom DRX 950 0 1 1

Team Falcons Belum Aman di Puncak Club Championship

Selisih 300 poin antara Team Falcons dan AG.AL membuat Week 7 masih relevan untuk gelar Club Championship. Dalam kompetisi lintas game seperti ini, satu hasil besar dapat mengubah urutan dengan cepat.

Falcons memang punya dua emas dan berada di depan dengan 4.400 poin, tetapi AG.AL justru menunjukkan konsistensi podium yang lebih lebar dengan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu.

Ini menarik karena dua pendekatan tersebut menunjukkan cara berbeda memenangkan Club Championship. Falcons lebih banyak mendapatkan boost dari kemenangan, sedangkan AG.AL terus mengumpulkan poin melalui hasil tinggi di beberapa game.

Dan masih ada empat kompetisi tersisa. Karena itu, menyebut Falcons sudah pasti juara sebelum seluruh Week 7 selesai terlalu cepat.

Kenapa Club Championship EWC Berbeda dari Juara Game?

Juara sebuah cabang hanya menentukan siapa yang terbaik pada turnamen game tersebut. Club Championship berbeda karena penilaiannya melihat organisasi secara keseluruhan.

Organisasi yang mempunyai divisi di banyak game mendapatkan lebih banyak kesempatan mengumpulkan poin, tetapi sekadar mempunyai banyak roster juga tidak cukup. Tim harus mencapai posisi tinggi agar partisipasi tersebut benar-benar menghasilkan value.

Itulah alasan organisasi membangun ekspansi lintas game menjelang EWC. Team RRQ, misalnya, kembali masuk dalam EWC Foundation Club Partner Program 2026, meskipun status partner sendiri tidak otomatis memberikan tiket kompetisi.

Pemain tetap harus lolos berdasarkan jalur masing-masing game. Hal ini terlihat pada Mobile Legends ketika Indonesia mengirim wakil melalui MPL ID S17, termasuk perjalanan Bigetron by Vitality sebagai juara MPL ID Season 17 menuju kompetisi internasional.

Total Hadiah EWC 2026 Capai US$75 Juta

EWC 2026 mempunyai total prize pool sekitar US$75 juta. Angka tersebut tidak diberikan kepada satu juara saja, tetapi dibagi ke berbagai kompetisi individual, Club Championship, serta kategori hadiah lain yang menjadi bagian dari ekosistem EWC.

Club Championship sendiri membuat setiap hasil memiliki nilai di luar prize pool turnamen. Sebuah kemenangan bukan cuma menghasilkan uang dan trofi untuk roster yang bertanding, tetapi juga mengubah posisi organisasi dalam perlombaan lintas game.

Itulah mengapa Week 7 tetap penting meskipun 21 juara sudah ditemukan. Empat kompetisi terakhir masih bisa menentukan siapa yang benar-benar meninggalkan Paris sebagai organisasi terbaik EWC 2026.

Pantau terus Esportsku untuk update juara CrossFire, Fortnite, Trackmania, Counter-Strike 2, klasemen akhir Club Championship, dan perkembangan esports internasional lainnya.

FAQ Daftar Juara EWC 2026

Pertanyaan Jawaban
Apa itu EWC? EWC adalah Esports World Cup, kompetisi esports multi-game internasional yang mempertemukan pemain dan organisasi dari berbagai negara dalam sejumlah turnamen sekaligus Club Championship.
Di mana EWC 2026 digelar? Esports World Cup 2026 digelar di Paris Expo Porte de Versailles, Paris, Prancis.
Kapan EWC 2026 berlangsung? EWC 2026 berlangsung dari 6 Juli sampai 23 Agustus 2026 dengan kompetisi yang dibagi ke dalam tujuh pekan.
Berapa total hadiah EWC 2026? Total prize pool Esports World Cup 2026 mencapai US$75 juta yang dibagi ke berbagai turnamen, Club Championship, dan kategori hadiah lainnya.
Ada berapa game di EWC 2026? EWC 2026 mempertandingkan 24 game melalui 25 turnamen. Mobile Legends: Bang Bang memiliki dua kompetisi, yaitu MSC dan MWI.
Siapa juara MSC EWC 2026? Team Spirit menjadi juara MLBB Mid Season Cup EWC 2026 setelah mengalahkan Yangon Galacticos di Grand Final.
Siapa pemimpin klasemen Club Championship EWC 2026? Setelah berakhirnya Week 6, Team Falcons memimpin klasemen sementara dengan 4.400 Club Championship points, diikuti AG.AL dengan 4.100 poin.
Game apa yang belum memiliki juara di EWC 2026? Per 17 Agustus 2026, gelar CrossFire, Trackmania, Fortnite, dan Counter-Strike 2 masih belum ditentukan dan akan menjadi bagian dari penutupan Week 7.
spot_img
Advertisement
Advertisement
Berandaapex legendsDaftar Juara EWC 2026 Semua Game dan Klasemen Club...

Daftar Juara EWC 2026 Semua Game dan Klasemen Club Championship

Daftar juara EWC 2026 semakin lengkap setelah Esports World Cup memasuki pekan ketujuh sekaligus pekan terakhir kompetisi. Hingga berakhirnya Week 6 pada 16 Agustus 2026, sebanyak 21 dari total 25 turnamen sudah menghasilkan juara, menyisakan CrossFire, Trackmania, Fortnite, dan Counter-Strike 2 sebagai empat gelar terakhir yang masih diperebutkan.

Esports World Cup 2026 berlangsung di Paris, Prancis, dari 6 Juli sampai 23 Agustus 2026. Ini menjadi edisi pertama EWC yang digelar di luar Riyadh setelah dua penyelenggaraan sebelumnya berlangsung di Arab Saudi. Total 24 game dipertandingkan melalui 25 kompetisi, karena Mobile Legends: Bang Bang mempunyai dua turnamen berbeda melalui Mid Season Cup (MSC) dan MLBB Women’s Invitational (MWI).

Skala EWC kali ini juga sulit dibandingkan dengan turnamen esports satu game biasa. Selain masing-masing cabang mempunyai juara sendiri, organisasi yang berlaga juga mengumpulkan poin untuk Club Championship. Jadi sebuah klub masih bisa mengejar gelar keseluruhan meskipun tidak mendominasi satu game saja, selama roster mereka konsisten mendapatkan hasil tinggi di beberapa cabang.

Berikut daftar juara EWC 2026 semua game hingga 17 Agustus 2026, sekaligus klasemen sementara Club Championship sebelum seluruh gelar di Week 7 ditentukan.

Daftar Juara EWC 2026 dari Semua Game

Untuk mempermudah pembacaan, daftar berikut dikelompokkan berdasarkan pekan ketika juara masing-masing turnamen ditentukan. Beberapa kompetisi memang berlangsung melewati satu pekan, jadi tanggal mulai turnamen tidak selalu sama dengan pekan saat trofinya akhirnya diangkat.

Periode Game / Turnamen Juara
Week 1 VALORANT 100 Thieves
Week 1 Fatal Fury: City of the Wolves Natus Vincere – DarkAngel
Week 1 Apex Legends UNLIMIT
Week 2 Mobile Legends: Bang Bang – MWI Team Vitality
Week 2 Free Fire LYON
Week 2 League of Legends Dplus KIA
Week 2 Dota 2 PVISION
Week 3 PUBG: BATTLEGROUNDS Virtus.pro
Week 3 Teamfight Tactics Team Vision
Week 3 EA SPORTS FC 26 RvPLegend – HYPERSPIRIT
Week 4 Mobile Legends: Bang Bang – MSC Team Spirit
Week 4 Street Fighter 6 Craime – Team Falcons
Week 4 Overwatch 2 ZETA DIVISION
Week 4 Call of Duty: Warzone G2 Esports
Week 5 Honor of Kings World Cup Kuaishou Gaming (KSG)
Week 5 Call of Duty: Black Ops 7 OpTic Gaming
Week 5 Tekken 8 Zubair – AG.AL
Week 6 Rainbow Six Siege FaZe Clan
Week 6 PUBG Mobile S2G Esports
Week 6 Chess Magnus Carlsen – Team Liquid
Week 6 Rocket League Team Falcons
Week 7 CrossFire TBD
Week 7 Trackmania TBD
Week 7 Fortnite TBD
Week 7 Counter-Strike 2 TBD

Week 1: 100 Thieves Buka Daftar Juara EWC 2026

Pekan pertama langsung menunjukkan kenapa EWC sulit dibaca seperti turnamen game tunggal. Tiga gelar pertama datang dari tiga ekosistem yang nyaris tidak punya kemiripan gameplay.

100 Thieves menutup VALORANT sebagai juara setelah menaklukkan NRG. Di Apex Legends, UNLIMIT keluar sebagai pemenang, sementara DarkAngel membawa nama Natus Vincere ke podium tertinggi Fatal Fury: City of the Wolves.

Hasil awal seperti ini memang memberikan Club Championship point, tetapi terlalu cepat menyebut satu organisasi sebagai favorit keseluruhan hanya berdasarkan satu gelar. Format EWC justru menghukum organisasi yang hanya mempunyai satu roster kuat tetapi gagal menghasilkan poin di cabang lain.

Week 2: Team Vitality, LYON, Dplus KIA, dan PVISION Juara

Empat turnamen selesai pada pekan kedua. Team Vitality mempertahankan kekuatan mereka di MLBB Women’s Invitational, sedangkan LYON mencetak sejarah di Free Fire.

Jalur menuju EWC Free Fire sendiri sudah cukup panjang. Tim-tim Asia Tenggara harus melewati kompetisi regional seperti FFWS SEA sebelum sampai ke Paris. Esportsku sebelumnya membahas bagaimana FFWS SEA 2026 menjadi salah satu jalur menuju Esports World Cup.

Di sisi PC, Dplus KIA mengambil trofi League of Legends, sementara PVISION menutup perjalanan panjang Dota 2 sebagai juara.

Justru dari sini karakter EWC mulai terlihat. Menjadi organisasi besar tidak cukup jika seluruh performa terkonsentrasi pada satu divisi. Poin Club Championship mulai tersebar ke banyak nama dan membuat perebutan posisi pertama sulit diprediksi hanya dari jumlah trofi.

Week 3: Virtus.pro Menang PUBG, RvPLegend Cetak Sejarah di FC 26

Virtus.pro menjadi juara PUBG: BATTLEGROUNDS setelah tampil konsisten di fase final. Team Vision kemudian menguasai Teamfight Tactics, sedangkan Răzvan “RvPLegend” Puiu membawa HYPERSPIRIT menjadi juara FC Pro World Championship untuk EA SPORTS FC 26.

Format individual seperti EA SPORTS FC juga menunjukkan salah satu sisi unik Club Championship. Pemain bertanding sendiri di dalam game, tetapi hasil mereka tetap bisa memberikan poin kepada organisasi yang mereka wakili.

Artinya, kedalaman sebuah klub di EWC tidak selalu datang dari memiliki banyak roster lima pemain. Satu pemain fighting game, chess, atau sports simulation yang mampu menjadi juara bisa memberikan impact sama pentingnya terhadap perebutan poin.

Week 4: Team Spirit Bikin Sejarah di MSC 2026

Untuk pembaca Mobile Legends, salah satu hasil terbesar EWC 2026 datang dari Week 4. Team Spirit berhasil menjadi juara MSC 2026 setelah mengalahkan Yangon Galacticos dalam Grand Final.

Kemenangan tersebut terasa lebih besar daripada sekadar satu trofi baru karena Team Spirit berasal dari EECA. MSC yang selama bertahun-tahun didominasi Asia Tenggara akhirnya menghasilkan juara dari luar kawasan tersebut.

Perubahan ini sebenarnya sudah mulai terlihat dari cara MOONTON memperluas kompetisi. Esportsku sebelumnya membahas bagaimana MLBB memperluas jangkauan globalnya di EWC 2026 serta format baru MSC dan MWI 2026 yang membuka jalur lebih besar bagi region berkembang.

Indonesia sebenarnya datang dengan harapan besar. ONIC mengamankan tiket internasional setelah tampil dominan di MPL Indonesia Season 17, seperti yang dibahas Esportsku ketika ONIC memastikan tempat di EWC 2026.

Namun status kuat di liga domestik tetap tidak menjamin gelar internasional. EWC mempertemukan tim dengan draft, tempo, dan kebiasaan bermain berbeda, dan Team Spirit berhasil memanfaatkan panggung tersebut lebih baik.

Week 4 juga menghasilkan tiga juara lain. Craime dari Team Falcons merebut Street Fighter 6, ZETA DIVISION menjadi juara Overwatch 2, dan G2 Esports mengamankan gelar Call of Duty: Warzone.

Week 5: KSG, OpTic Gaming, dan Zubair Tambah Daftar Juara

Kuaishou Gaming atau KSG keluar sebagai juara Honor of Kings World Cup. Gelar ini memperlihatkan lagi kuatnya fondasi kompetitif China di Honor of Kings, terutama ketika roster dari KPL masuk ke turnamen internasional.

Honor of Kings sendiri sudah menjadi bagian EWC sejak fase awal ekspansi globalnya. Esportsku pernah membahas perjalanan Honor of Kings dari EWC menuju kompetisi internasional lainnya sejak edisi 2024.

OpTic Gaming kemudian mengamankan Call of Duty: Black Ops 7, sedangkan Zubair membawa poin maksimal untuk AG.AL setelah menjadi juara Tekken 8.

Di titik ini, AG.AL mulai menjadi salah satu ancaman serius di Club Championship. Bukan hanya karena mempunyai satu roster juara, tetapi karena organisasi tersebut berulang kali menempatkan wakil mereka di posisi yang menghasilkan poin.

Week 6: Team Falcons Ambil Momentum Jelang Pekan Terakhir

Week 6 menjadi sangat penting untuk perebutan Club Championship karena Team Falcons akhirnya masuk ke pekan terakhir dengan posisi teratas.

FaZe Clan menjadi juara Rainbow Six Siege, S2G Esports memenangkan PUBG Mobile, Magnus Carlsen membawa kemenangan Chess untuk Team Liquid, sementara Team Falcons menambah gelar melalui Rocket League.

Bagi Falcons, trophy Rocket League datang di saat yang tepat. Sebelumnya mereka sudah memperoleh kontribusi besar dari Craime di Street Fighter 6. Kombinasi hasil dari beberapa genre berbeda membuat mereka mampu mengumpulkan poin tanpa bergantung pada satu ekosistem esports saja.

Itulah inti Club Championship. Tim terbaik EWC secara organisasi belum tentu klub yang paling dominan di satu game, tetapi yang mampu membangun portfolio kompetitif cukup luas untuk terus menghasilkan poin sepanjang tujuh pekan.

Daftar Game EWC 2026 yang Belum Memiliki Juara

Per 17 Agustus 2026, empat gelar masih tersisa:

  • CrossFire
  • Trackmania
  • Fortnite
  • Counter-Strike 2

Artinya, posisi Club Championship masih belum aman. Satu gelar memberikan 1.000 Club Championship points, sehingga jarak beberapa ratus poin di papan atas masih bisa berubah sangat cepat.

Counter-Strike 2 khususnya menjadi menarik karena sejumlah organisasi yang sudah mempunyai poin juga mempunyai roster kompetitif di sana. Jika salah satu klub papan atas kembali mencapai posisi tinggi, hasil satu turnamen terakhir bisa mempunyai dampak langsung terhadap klasemen akhir.

Klasemen EWC 2026 Club Championship

Berikut klasemen sementara Club Championship setelah berakhirnya Week 6. Team Falcons berada di posisi pertama dengan 4.400 poin, tetapi AG.AL hanya tertinggal 300 poin.

Rank Tim CC Point Gold Silver Bronze
1 Team Falcons 4.400 2 0 1
2 AG.AL 4.100 1 3 1
3 Natus Vincere 2.450 1 1 1
4 Team Vitality 2.400 1 0 0
5 Virtus.pro 2.200 1 1 0
6 Twisted Minds 1.900 0 1 0
7 Team Vision 1.750 1 1 0
8 T1 1.700 0 1 1
9 Aurora Gaming 1.650 0 1 1
10 100 Thieves 1.500 1 0 1
11 ZETA DIVISION 1.500 1 0 0
12 Nongshim RedForce 1.250 0 1 1
13 Team Liquid 1.200 1 0 0
14 Team Spirit 1.200 1 0 0
15 FaZe Clan 1.200 1 0 0
16 Weibo Gaming 1.100 0 0 0
17 Karmine Corp 1.050 0 1 0
18 REJECT 1.000 0 0 1
19 Team Heretics 950 0 1 0
20 Kiwoom DRX 950 0 1 1

Team Falcons Belum Aman di Puncak Club Championship

Selisih 300 poin antara Team Falcons dan AG.AL membuat Week 7 masih relevan untuk gelar Club Championship. Dalam kompetisi lintas game seperti ini, satu hasil besar dapat mengubah urutan dengan cepat.

Falcons memang punya dua emas dan berada di depan dengan 4.400 poin, tetapi AG.AL justru menunjukkan konsistensi podium yang lebih lebar dengan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu.

Ini menarik karena dua pendekatan tersebut menunjukkan cara berbeda memenangkan Club Championship. Falcons lebih banyak mendapatkan boost dari kemenangan, sedangkan AG.AL terus mengumpulkan poin melalui hasil tinggi di beberapa game.

Dan masih ada empat kompetisi tersisa. Karena itu, menyebut Falcons sudah pasti juara sebelum seluruh Week 7 selesai terlalu cepat.

Kenapa Club Championship EWC Berbeda dari Juara Game?

Juara sebuah cabang hanya menentukan siapa yang terbaik pada turnamen game tersebut. Club Championship berbeda karena penilaiannya melihat organisasi secara keseluruhan.

Organisasi yang mempunyai divisi di banyak game mendapatkan lebih banyak kesempatan mengumpulkan poin, tetapi sekadar mempunyai banyak roster juga tidak cukup. Tim harus mencapai posisi tinggi agar partisipasi tersebut benar-benar menghasilkan value.

Itulah alasan organisasi membangun ekspansi lintas game menjelang EWC. Team RRQ, misalnya, kembali masuk dalam EWC Foundation Club Partner Program 2026, meskipun status partner sendiri tidak otomatis memberikan tiket kompetisi.

Pemain tetap harus lolos berdasarkan jalur masing-masing game. Hal ini terlihat pada Mobile Legends ketika Indonesia mengirim wakil melalui MPL ID S17, termasuk perjalanan Bigetron by Vitality sebagai juara MPL ID Season 17 menuju kompetisi internasional.

Total Hadiah EWC 2026 Capai US$75 Juta

EWC 2026 mempunyai total prize pool sekitar US$75 juta. Angka tersebut tidak diberikan kepada satu juara saja, tetapi dibagi ke berbagai kompetisi individual, Club Championship, serta kategori hadiah lain yang menjadi bagian dari ekosistem EWC.

Club Championship sendiri membuat setiap hasil memiliki nilai di luar prize pool turnamen. Sebuah kemenangan bukan cuma menghasilkan uang dan trofi untuk roster yang bertanding, tetapi juga mengubah posisi organisasi dalam perlombaan lintas game.

Itulah mengapa Week 7 tetap penting meskipun 21 juara sudah ditemukan. Empat kompetisi terakhir masih bisa menentukan siapa yang benar-benar meninggalkan Paris sebagai organisasi terbaik EWC 2026.

Pantau terus Esportsku untuk update juara CrossFire, Fortnite, Trackmania, Counter-Strike 2, klasemen akhir Club Championship, dan perkembangan esports internasional lainnya.

FAQ Daftar Juara EWC 2026

Pertanyaan Jawaban
Apa itu EWC? EWC adalah Esports World Cup, kompetisi esports multi-game internasional yang mempertemukan pemain dan organisasi dari berbagai negara dalam sejumlah turnamen sekaligus Club Championship.
Di mana EWC 2026 digelar? Esports World Cup 2026 digelar di Paris Expo Porte de Versailles, Paris, Prancis.
Kapan EWC 2026 berlangsung? EWC 2026 berlangsung dari 6 Juli sampai 23 Agustus 2026 dengan kompetisi yang dibagi ke dalam tujuh pekan.
Berapa total hadiah EWC 2026? Total prize pool Esports World Cup 2026 mencapai US$75 juta yang dibagi ke berbagai turnamen, Club Championship, dan kategori hadiah lainnya.
Ada berapa game di EWC 2026? EWC 2026 mempertandingkan 24 game melalui 25 turnamen. Mobile Legends: Bang Bang memiliki dua kompetisi, yaitu MSC dan MWI.
Siapa juara MSC EWC 2026? Team Spirit menjadi juara MLBB Mid Season Cup EWC 2026 setelah mengalahkan Yangon Galacticos di Grand Final.
Siapa pemimpin klasemen Club Championship EWC 2026? Setelah berakhirnya Week 6, Team Falcons memimpin klasemen sementara dengan 4.400 Club Championship points, diikuti AG.AL dengan 4.100 poin.
Game apa yang belum memiliki juara di EWC 2026? Per 17 Agustus 2026, gelar CrossFire, Trackmania, Fortnite, dan Counter-Strike 2 masih belum ditentukan dan akan menjadi bagian dari penutupan Week 7.
spot_img
Advertisement
Advertisement
Berandaapex legendsDaftar Juara EWC 2026 Semua Game dan Klasemen Club...

Daftar Juara EWC 2026 Semua Game dan Klasemen Club Championship

Daftar juara EWC 2026 semakin lengkap setelah Esports World Cup memasuki pekan ketujuh sekaligus pekan terakhir kompetisi. Hingga berakhirnya Week 6 pada 16 Agustus 2026, sebanyak 21 dari total 25 turnamen sudah menghasilkan juara, menyisakan CrossFire, Trackmania, Fortnite, dan Counter-Strike 2 sebagai empat gelar terakhir yang masih diperebutkan.

Esports World Cup 2026 berlangsung di Paris, Prancis, dari 6 Juli sampai 23 Agustus 2026. Ini menjadi edisi pertama EWC yang digelar di luar Riyadh setelah dua penyelenggaraan sebelumnya berlangsung di Arab Saudi. Total 24 game dipertandingkan melalui 25 kompetisi, karena Mobile Legends: Bang Bang mempunyai dua turnamen berbeda melalui Mid Season Cup (MSC) dan MLBB Women’s Invitational (MWI).

Skala EWC kali ini juga sulit dibandingkan dengan turnamen esports satu game biasa. Selain masing-masing cabang mempunyai juara sendiri, organisasi yang berlaga juga mengumpulkan poin untuk Club Championship. Jadi sebuah klub masih bisa mengejar gelar keseluruhan meskipun tidak mendominasi satu game saja, selama roster mereka konsisten mendapatkan hasil tinggi di beberapa cabang.

Berikut daftar juara EWC 2026 semua game hingga 17 Agustus 2026, sekaligus klasemen sementara Club Championship sebelum seluruh gelar di Week 7 ditentukan.

Daftar Juara EWC 2026 dari Semua Game

Untuk mempermudah pembacaan, daftar berikut dikelompokkan berdasarkan pekan ketika juara masing-masing turnamen ditentukan. Beberapa kompetisi memang berlangsung melewati satu pekan, jadi tanggal mulai turnamen tidak selalu sama dengan pekan saat trofinya akhirnya diangkat.

Periode Game / Turnamen Juara
Week 1 VALORANT 100 Thieves
Week 1 Fatal Fury: City of the Wolves Natus Vincere – DarkAngel
Week 1 Apex Legends UNLIMIT
Week 2 Mobile Legends: Bang Bang – MWI Team Vitality
Week 2 Free Fire LYON
Week 2 League of Legends Dplus KIA
Week 2 Dota 2 PVISION
Week 3 PUBG: BATTLEGROUNDS Virtus.pro
Week 3 Teamfight Tactics Team Vision
Week 3 EA SPORTS FC 26 RvPLegend – HYPERSPIRIT
Week 4 Mobile Legends: Bang Bang – MSC Team Spirit
Week 4 Street Fighter 6 Craime – Team Falcons
Week 4 Overwatch 2 ZETA DIVISION
Week 4 Call of Duty: Warzone G2 Esports
Week 5 Honor of Kings World Cup Kuaishou Gaming (KSG)
Week 5 Call of Duty: Black Ops 7 OpTic Gaming
Week 5 Tekken 8 Zubair – AG.AL
Week 6 Rainbow Six Siege FaZe Clan
Week 6 PUBG Mobile S2G Esports
Week 6 Chess Magnus Carlsen – Team Liquid
Week 6 Rocket League Team Falcons
Week 7 CrossFire TBD
Week 7 Trackmania TBD
Week 7 Fortnite TBD
Week 7 Counter-Strike 2 TBD

Week 1: 100 Thieves Buka Daftar Juara EWC 2026

Pekan pertama langsung menunjukkan kenapa EWC sulit dibaca seperti turnamen game tunggal. Tiga gelar pertama datang dari tiga ekosistem yang nyaris tidak punya kemiripan gameplay.

100 Thieves menutup VALORANT sebagai juara setelah menaklukkan NRG. Di Apex Legends, UNLIMIT keluar sebagai pemenang, sementara DarkAngel membawa nama Natus Vincere ke podium tertinggi Fatal Fury: City of the Wolves.

Hasil awal seperti ini memang memberikan Club Championship point, tetapi terlalu cepat menyebut satu organisasi sebagai favorit keseluruhan hanya berdasarkan satu gelar. Format EWC justru menghukum organisasi yang hanya mempunyai satu roster kuat tetapi gagal menghasilkan poin di cabang lain.

Week 2: Team Vitality, LYON, Dplus KIA, dan PVISION Juara

Empat turnamen selesai pada pekan kedua. Team Vitality mempertahankan kekuatan mereka di MLBB Women’s Invitational, sedangkan LYON mencetak sejarah di Free Fire.

Jalur menuju EWC Free Fire sendiri sudah cukup panjang. Tim-tim Asia Tenggara harus melewati kompetisi regional seperti FFWS SEA sebelum sampai ke Paris. Esportsku sebelumnya membahas bagaimana FFWS SEA 2026 menjadi salah satu jalur menuju Esports World Cup.

Di sisi PC, Dplus KIA mengambil trofi League of Legends, sementara PVISION menutup perjalanan panjang Dota 2 sebagai juara.

Justru dari sini karakter EWC mulai terlihat. Menjadi organisasi besar tidak cukup jika seluruh performa terkonsentrasi pada satu divisi. Poin Club Championship mulai tersebar ke banyak nama dan membuat perebutan posisi pertama sulit diprediksi hanya dari jumlah trofi.

Week 3: Virtus.pro Menang PUBG, RvPLegend Cetak Sejarah di FC 26

Virtus.pro menjadi juara PUBG: BATTLEGROUNDS setelah tampil konsisten di fase final. Team Vision kemudian menguasai Teamfight Tactics, sedangkan Răzvan “RvPLegend” Puiu membawa HYPERSPIRIT menjadi juara FC Pro World Championship untuk EA SPORTS FC 26.

Format individual seperti EA SPORTS FC juga menunjukkan salah satu sisi unik Club Championship. Pemain bertanding sendiri di dalam game, tetapi hasil mereka tetap bisa memberikan poin kepada organisasi yang mereka wakili.

Artinya, kedalaman sebuah klub di EWC tidak selalu datang dari memiliki banyak roster lima pemain. Satu pemain fighting game, chess, atau sports simulation yang mampu menjadi juara bisa memberikan impact sama pentingnya terhadap perebutan poin.

Week 4: Team Spirit Bikin Sejarah di MSC 2026

Untuk pembaca Mobile Legends, salah satu hasil terbesar EWC 2026 datang dari Week 4. Team Spirit berhasil menjadi juara MSC 2026 setelah mengalahkan Yangon Galacticos dalam Grand Final.

Kemenangan tersebut terasa lebih besar daripada sekadar satu trofi baru karena Team Spirit berasal dari EECA. MSC yang selama bertahun-tahun didominasi Asia Tenggara akhirnya menghasilkan juara dari luar kawasan tersebut.

Perubahan ini sebenarnya sudah mulai terlihat dari cara MOONTON memperluas kompetisi. Esportsku sebelumnya membahas bagaimana MLBB memperluas jangkauan globalnya di EWC 2026 serta format baru MSC dan MWI 2026 yang membuka jalur lebih besar bagi region berkembang.

Indonesia sebenarnya datang dengan harapan besar. ONIC mengamankan tiket internasional setelah tampil dominan di MPL Indonesia Season 17, seperti yang dibahas Esportsku ketika ONIC memastikan tempat di EWC 2026.

Namun status kuat di liga domestik tetap tidak menjamin gelar internasional. EWC mempertemukan tim dengan draft, tempo, dan kebiasaan bermain berbeda, dan Team Spirit berhasil memanfaatkan panggung tersebut lebih baik.

Week 4 juga menghasilkan tiga juara lain. Craime dari Team Falcons merebut Street Fighter 6, ZETA DIVISION menjadi juara Overwatch 2, dan G2 Esports mengamankan gelar Call of Duty: Warzone.

Week 5: KSG, OpTic Gaming, dan Zubair Tambah Daftar Juara

Kuaishou Gaming atau KSG keluar sebagai juara Honor of Kings World Cup. Gelar ini memperlihatkan lagi kuatnya fondasi kompetitif China di Honor of Kings, terutama ketika roster dari KPL masuk ke turnamen internasional.

Honor of Kings sendiri sudah menjadi bagian EWC sejak fase awal ekspansi globalnya. Esportsku pernah membahas perjalanan Honor of Kings dari EWC menuju kompetisi internasional lainnya sejak edisi 2024.

OpTic Gaming kemudian mengamankan Call of Duty: Black Ops 7, sedangkan Zubair membawa poin maksimal untuk AG.AL setelah menjadi juara Tekken 8.

Di titik ini, AG.AL mulai menjadi salah satu ancaman serius di Club Championship. Bukan hanya karena mempunyai satu roster juara, tetapi karena organisasi tersebut berulang kali menempatkan wakil mereka di posisi yang menghasilkan poin.

Week 6: Team Falcons Ambil Momentum Jelang Pekan Terakhir

Week 6 menjadi sangat penting untuk perebutan Club Championship karena Team Falcons akhirnya masuk ke pekan terakhir dengan posisi teratas.

FaZe Clan menjadi juara Rainbow Six Siege, S2G Esports memenangkan PUBG Mobile, Magnus Carlsen membawa kemenangan Chess untuk Team Liquid, sementara Team Falcons menambah gelar melalui Rocket League.

Bagi Falcons, trophy Rocket League datang di saat yang tepat. Sebelumnya mereka sudah memperoleh kontribusi besar dari Craime di Street Fighter 6. Kombinasi hasil dari beberapa genre berbeda membuat mereka mampu mengumpulkan poin tanpa bergantung pada satu ekosistem esports saja.

Itulah inti Club Championship. Tim terbaik EWC secara organisasi belum tentu klub yang paling dominan di satu game, tetapi yang mampu membangun portfolio kompetitif cukup luas untuk terus menghasilkan poin sepanjang tujuh pekan.

Daftar Game EWC 2026 yang Belum Memiliki Juara

Per 17 Agustus 2026, empat gelar masih tersisa:

  • CrossFire
  • Trackmania
  • Fortnite
  • Counter-Strike 2

Artinya, posisi Club Championship masih belum aman. Satu gelar memberikan 1.000 Club Championship points, sehingga jarak beberapa ratus poin di papan atas masih bisa berubah sangat cepat.

Counter-Strike 2 khususnya menjadi menarik karena sejumlah organisasi yang sudah mempunyai poin juga mempunyai roster kompetitif di sana. Jika salah satu klub papan atas kembali mencapai posisi tinggi, hasil satu turnamen terakhir bisa mempunyai dampak langsung terhadap klasemen akhir.

Klasemen EWC 2026 Club Championship

Berikut klasemen sementara Club Championship setelah berakhirnya Week 6. Team Falcons berada di posisi pertama dengan 4.400 poin, tetapi AG.AL hanya tertinggal 300 poin.

Rank Tim CC Point Gold Silver Bronze
1 Team Falcons 4.400 2 0 1
2 AG.AL 4.100 1 3 1
3 Natus Vincere 2.450 1 1 1
4 Team Vitality 2.400 1 0 0
5 Virtus.pro 2.200 1 1 0
6 Twisted Minds 1.900 0 1 0
7 Team Vision 1.750 1 1 0
8 T1 1.700 0 1 1
9 Aurora Gaming 1.650 0 1 1
10 100 Thieves 1.500 1 0 1
11 ZETA DIVISION 1.500 1 0 0
12 Nongshim RedForce 1.250 0 1 1
13 Team Liquid 1.200 1 0 0
14 Team Spirit 1.200 1 0 0
15 FaZe Clan 1.200 1 0 0
16 Weibo Gaming 1.100 0 0 0
17 Karmine Corp 1.050 0 1 0
18 REJECT 1.000 0 0 1
19 Team Heretics 950 0 1 0
20 Kiwoom DRX 950 0 1 1

Team Falcons Belum Aman di Puncak Club Championship

Selisih 300 poin antara Team Falcons dan AG.AL membuat Week 7 masih relevan untuk gelar Club Championship. Dalam kompetisi lintas game seperti ini, satu hasil besar dapat mengubah urutan dengan cepat.

Falcons memang punya dua emas dan berada di depan dengan 4.400 poin, tetapi AG.AL justru menunjukkan konsistensi podium yang lebih lebar dengan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu.

Ini menarik karena dua pendekatan tersebut menunjukkan cara berbeda memenangkan Club Championship. Falcons lebih banyak mendapatkan boost dari kemenangan, sedangkan AG.AL terus mengumpulkan poin melalui hasil tinggi di beberapa game.

Dan masih ada empat kompetisi tersisa. Karena itu, menyebut Falcons sudah pasti juara sebelum seluruh Week 7 selesai terlalu cepat.

Kenapa Club Championship EWC Berbeda dari Juara Game?

Juara sebuah cabang hanya menentukan siapa yang terbaik pada turnamen game tersebut. Club Championship berbeda karena penilaiannya melihat organisasi secara keseluruhan.

Organisasi yang mempunyai divisi di banyak game mendapatkan lebih banyak kesempatan mengumpulkan poin, tetapi sekadar mempunyai banyak roster juga tidak cukup. Tim harus mencapai posisi tinggi agar partisipasi tersebut benar-benar menghasilkan value.

Itulah alasan organisasi membangun ekspansi lintas game menjelang EWC. Team RRQ, misalnya, kembali masuk dalam EWC Foundation Club Partner Program 2026, meskipun status partner sendiri tidak otomatis memberikan tiket kompetisi.

Pemain tetap harus lolos berdasarkan jalur masing-masing game. Hal ini terlihat pada Mobile Legends ketika Indonesia mengirim wakil melalui MPL ID S17, termasuk perjalanan Bigetron by Vitality sebagai juara MPL ID Season 17 menuju kompetisi internasional.

Total Hadiah EWC 2026 Capai US$75 Juta

EWC 2026 mempunyai total prize pool sekitar US$75 juta. Angka tersebut tidak diberikan kepada satu juara saja, tetapi dibagi ke berbagai kompetisi individual, Club Championship, serta kategori hadiah lain yang menjadi bagian dari ekosistem EWC.

Club Championship sendiri membuat setiap hasil memiliki nilai di luar prize pool turnamen. Sebuah kemenangan bukan cuma menghasilkan uang dan trofi untuk roster yang bertanding, tetapi juga mengubah posisi organisasi dalam perlombaan lintas game.

Itulah mengapa Week 7 tetap penting meskipun 21 juara sudah ditemukan. Empat kompetisi terakhir masih bisa menentukan siapa yang benar-benar meninggalkan Paris sebagai organisasi terbaik EWC 2026.

Pantau terus Esportsku untuk update juara CrossFire, Fortnite, Trackmania, Counter-Strike 2, klasemen akhir Club Championship, dan perkembangan esports internasional lainnya.

FAQ Daftar Juara EWC 2026

Pertanyaan Jawaban
Apa itu EWC? EWC adalah Esports World Cup, kompetisi esports multi-game internasional yang mempertemukan pemain dan organisasi dari berbagai negara dalam sejumlah turnamen sekaligus Club Championship.
Di mana EWC 2026 digelar? Esports World Cup 2026 digelar di Paris Expo Porte de Versailles, Paris, Prancis.
Kapan EWC 2026 berlangsung? EWC 2026 berlangsung dari 6 Juli sampai 23 Agustus 2026 dengan kompetisi yang dibagi ke dalam tujuh pekan.
Berapa total hadiah EWC 2026? Total prize pool Esports World Cup 2026 mencapai US$75 juta yang dibagi ke berbagai turnamen, Club Championship, dan kategori hadiah lainnya.
Ada berapa game di EWC 2026? EWC 2026 mempertandingkan 24 game melalui 25 turnamen. Mobile Legends: Bang Bang memiliki dua kompetisi, yaitu MSC dan MWI.
Siapa juara MSC EWC 2026? Team Spirit menjadi juara MLBB Mid Season Cup EWC 2026 setelah mengalahkan Yangon Galacticos di Grand Final.
Siapa pemimpin klasemen Club Championship EWC 2026? Setelah berakhirnya Week 6, Team Falcons memimpin klasemen sementara dengan 4.400 Club Championship points, diikuti AG.AL dengan 4.100 poin.
Game apa yang belum memiliki juara di EWC 2026? Per 17 Agustus 2026, gelar CrossFire, Trackmania, Fortnite, dan Counter-Strike 2 masih belum ditentukan dan akan menjadi bagian dari penutupan Week 7.
spot_img
Advertisement
Advertisement